Menu ✖

Otomatis
FAKTA TERKINI

Headline

Ketua Gapoktan : 2 dari 8 Kelompok Tani di Desa Bandar Dolok Tak Miliki Alsintan.

badge-check

Sumber Dokumentasi Bang ZF Perbesar

Sumber Dokumentasi Bang ZF

Klik fakta38, DeliSerdang. Komitmen swasembada pangan Presiden Prabowo, khususnya beras tampaknya harus terus dikawal. Baik ditingkat pusat, daerah bahkan desa hingga ke kelompok tani.

Salah satu kebijakan utama yang sudah berjalan dari Presiden Prabowo adalah penetapan harga gabah kering panen (GKP) sebesar Rp6.500 per kilogram, yang tujuannya untuk meningkatkan kesejahteraan petani dan menjaga stabilitas ekonomi dalam rantai distribusi pangan.

Di tingkat desa, khususnya di desa bandar dolok kecamatan pagar merbau kabupaten deli serdang, upaya meningkatkan swasembada pangan terus dilakukan. Hal ini terlihat dengan dilaksanakannya rapat P2T3 (Pola Tanam dan Tertib Tanam) bertempat di ruang rapat kantor desa bandar dolok, senin 29/09/2025, untuk musim tanam pertama tahun 2025 (Okt 2025 – Feb 2025).

Rapat juga turut dihadiri perwakilan dinas pertanian kabupaten deli serdang, ronggur, koordinator BPP Jaharun, Afiatun Siregar, PPL Lesliana Purba, Gapoktan, kelompok tani juga petani pemula.

Dalam sambutannya, Ronggur menyampaikan bahwa Oplah, Normalisasi, Pembangunan Lanning. Sangat mendukung sehingga desa bandar dolok bisa panen 3 musim dalam setahun.

Ronggur juga menyarankan agar segera dibentuk brigade pangan di desa bandar dolok. Agar bisa kelompok tani mendapat bantuan alsintan, bibit dan pupuk.

Sementara itu, PPL Lesliana Purba memaparkan bahwa ada 261,81 hektar lahan sawah di desa bandar dolok. Terdiri dari 8 kelompok tani.
Untuk hasil panen terakhir ini, 1 hektar dapat menghasilkan 9 ton gabah padi. Menggunakan varietas cibatu 09.

Persoalan petani di desa bandar dolok ini, lanjut Lesliana Purba, yang sering dikeluhkan ke saya, diantaranya jalan usaha tani masih banyak yang rusak. Sehingga tak jarang, saat petani mau ke sawah, harus jatuh terperosok masuk ke dalam sawah saat menggunakan sepeda motor.

“Bapak Bupati Deli Serdang selalu menekankan kepada dinas pertanian, agar pendapatan petani meningkat dan petani sejahtera. Saya bersama babinsa akan memonitor lahan petani di pinggir jalan lebih cepat diolah dan ditanam, agar petani yang didalam tidak ketinggalan untuk mulai menanam padi.” Ungkap Lesliana Purba.

Sementara itu, Idris Ketua Gapoktan menjelaskan bahwa persoalan petani di desa bandar dolok telat tanam, karena kurangnya alsintan. Dari 8 kelompok tani yang ada di desa bandar dolok, 2 kelompok tani belum mendapatkan alsintan. Baik untuk alat bertani maupun alat untuk panen. Untuk alat panen, combain harus didatangkan dari Aceh.

Disamping itu, lanjut idris, petani sedikit kewalahan saat mulai menggetor lahan, dalam hal mendapatkan solar. Kebutuhan solar untuk getor roda 2 itu sekitar 10 liter. Tapi, untuk mendapatkan 15 liter saja kami harus kesana kemari.

Sementara, keluhan lain yang diutarakan petani saat rapat P2T3 adalah generasi penanam padi mulai hilang. Rata2 usia penanam padi saat ini diatas 60 tahun. Kalau bisa kelompok tani kami punya alat tanam mesin (transplanter). Ini yg menyebabkan kami kadang molor jadwal tanam, hampir 25 hari sampai 30 hari. Disebabkan, terbatasnya orang yang mampu menanam padi.

Akhirnya, hasil rapat P2T3 disepakati, jadwal pola tanam pengolahan lahan di desa bandar dolok, desa barakan dan desa tanjung garbus kampung pada tanggal 1 oktober 2025 mulai digetor. Semai bibit pada tanggal 10-20 okt 2025. Jadwal sudah mulai tanam padi pada tanggal 25 oktober – 5 november 2025. Selanjutnya, disepakati jadwal mati air pada tanggal 1 feb 2026, dengan varietas padi yang ditanam adalah varietas mekongga. (zfh/kf38)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Si Jago Merah Amuk Gudang di Jalan Cicau Raya, Kerugian Diperkirakan Mencapai Miliar Rupiah

29 Sep 2026 - 09:50 WIB

Si Jago Merah Amuk Gudang di Jalan Cicau Raya, Kerugian Diperkirakan Mencapai Miliar Rupiah

DUA PENEMBAKAN MASSAL GUNCANG AFRIKA SELATAN, 27 ORANG TEWAS DITERJANG SENJATA LARAS PANJANG

29 Sep 2026 - 04:55 WIB

DUA PENEMBAKAN MASSAL GUNCANG AFRIKA SELATAN, 27 ORANG TEWAS DITERJANG SENJATA LARAS PANJANG

Tumbangkan Tuan Rumah, Tim Panjat Tebing Indonesia Bawa Pulang Emas dari Guiyang

29 Sep 2026 - 04:52 WIB

Tumbangkan Tuan Rumah, Tim Panjat Tebing Indonesia Bawa Pulang Emas dari Guiyang

Roket Anbantara Karya Mahasiswa PENS Sabet Penghargaan “Best Rocket” di TEKNOFEST 2026 Turki

29 Sep 2026 - 04:49 WIB

Roket Anbantara Karya Mahasiswa PENS Sabet Penghargaan “Best Rocket” di TEKNOFEST 2026 Turki

KPK Tetapkan 8 Tersangka Kasus Suap HGB Summarecon di Bogor, 4 di Antaranya Diduga Orang Kepercayaan Menteri ATR/BPN

29 Sep 2026 - 04:46 WIB

KPK Tetapkan 8 Tersangka Kasus Suap HGB Summarecon di Bogor, 4 di Antaranya Diduga Orang Kepercayaan Menteri ATR/BPN
Trending di Fakta Utama