KLIKFAKTA38 -.INTAN JAYA, PAPUA TENGAH — Kontak tembak sengit kembali pecah di wilayah Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah, Jumat (25/9/2026). Prajurit TNI yang tergabung dalam Satuan Tugas Komando Operasi (Satgas Koops) HABEMA berhasil menindak tegas empat anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB)/Organisasi Papua Merdeka (OPM) dalam operasi pengamanan wilayah.
Insiden tersebut bermula saat personel Satgas Koops TNI HABEMA melancarkan patroli pengamanan area di sekitar Kampung Done Balogo dan Kampung Balamai Atas, Distrik Hitadipa. Langkah ini diambil guna merespons laporan masyarakat terkait keberadaan KKB yang dinilai kerap melakukan intimidasi serta mengganggu stabilitas keamanan warga lokal.
Saat prajurit TNI bergerak menyisir kawasan tersebut, kelompok bersenjata mendadak melepaskan tembakan ke arah aparat. Kontak tembak pun tak terelakkan. Prajurit TNI dengan sigap mengambil posisi pertahanan dan melakukan tembakan balasan secara terukur.
Berdasarkan laporan resmi dari lapangan, usai kontak tembak reda, empat orang anggota KKB dipastikan tewas di tempat. Dua jenazah ditemukan di sekitar titik kontak tembak, sementara dua lainnya jatuh ke jurang saat kontak berlangsung di medan yang curam.
Dalam penyisiran pascalokasi diamankan, petugas berhasil menyita sejumlah barang bukti yang ditinggalkan kelompok tersebut, termasuk senjata api, amunisi, serta beberapa peralatan taktis operasional KKB.
Panglima Koops (Pangkoops) TNI HABEMA, Brigjen TNI Riyanto, mengonfirmasi tindakan tegas tersebut dan menegaskan bahwa seluruh langkah operasional prajurit TNI di lapangan selalu dilaksanakan secara terukur, profesional, serta berpedoman pada aturan hukum.
“Tindakan prajurit dilakukan secara selektif dan terukur untuk memulihkan stabilitas. Tujuan utama kami adalah menciptakan ruang yang aman bagi masyarakat Papua agar anak-anak dapat kembali bersekolah dan aktivitas warga berjalan tanpa rasa takut,” ujar Pangkoops TNI HABEMA.
Pihak TNI juga mengimbau sisa-sisa anggota kelompok bersenjata yang masih berada di kawasan hutan dan pegunungan agar segera meletakkan senjata, menghentikan aksi kekerasan, dan kembali ke tengah masyarakat demi kemajuan tanah Papua.
Hingga saat ini, personel Satgas Koops TNI HABEMA masih terus bersiaga dan memperketat pengamanan di sekitar Kabupaten Intan Jaya untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan susulan
Yuyun Iriyanti

















