KLIKFAKTA38 – TANGERANG, 13 Oktober 2026 – Sejumlah penerbangan internasional transit via Dubai, Uni Emirat Arab (UEA), menuju kawasan Timur Tengah, khususnya ke Riyadh dan Jeddah, Arab Saudi, mengalami pembatalan berantai sejak Senin (12/10). Gangguan operasional ini memicu antrean dan penyesuaian jadwal bagi para calon penumpang di berbagai bandara internasional, termasuk Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang.
Pembatalan penerbangan sambungan ini merupakan imbas langsung dari eskalasi keamanan di kawasan Gulf, menyusul insiden serangan terhadap Bandara Internasional King Khalid di Riyadh, Arab Saudi. Maskapai penerbangan yang berpusat di UEA, seperti Emirates dan flydubai, secara resmi membekukan sementara beberapa rute tujuan Arab Saudi guna memprioritaskan keselamatan penerbangan.
Kronologi & Dampak Penerbangan Transit
Kebijakan pembatalan berdampak langsung pada penumpang dari Indonesia yang menggunakan skema transit di Bandara Internasional Dubai (DXB) sebelum melanjutkan perjalanan ke Arab Saudi.
Beberapa poin penting terkait pembatalan ini meliputi:
Rute Sambungan Terhenti: Pembatalan terjadi pada penerbangan segmen kedua (connecting flight) dari Dubai menuju bandara-bandara utama di Arab Saudi.
Antrean Layanan Pelanggan: Ratusan calon penumpang dan jemaah yang mengandalkan rute transit dilaporkan harus memproses penjadwalan ulang (rebooking) atau pengajuan pengembalian dana (refund) di counter maskapai.
Kebijakan Maskapai: Pihak Emirates dan flydubai mengonfirmasi penangguhan penerbangan menuju beberapa kota seperti Riyadh dan Dammam, serta mengimbau penumpang yang memegang tiket rute terdampak untuk tidak langsung mendatangi bandara sebelum mendapatkan konfirmasi jadwal terbaru.
Penerbangan Langsung Indonesia Tetap Aman
Senior Manager Branch Communication & Legal Bandara Soekarno-Hatta, M. Holik Muardi / Pihak Pengelola Bandara Soetta, menegaskan bahwa operasional penerbangan secara umum di Bandara Soekarno-Hatta tetap berjalan aman dan terkendali.
“Untuk penerbangan langsung (direct flight) dari Jakarta menuju Jeddah maupun Madinah, operasional berjalan normal tanpa kendala. Pembatalan murni terjadi pada penerbangan lanjutan (connecting flight) via Dubai menuju kawasan yang tengah mengalami penyesuaian ruang udara.”
Pengelola bandara terus mengintensifkan pemantauan situasi penerbangan internasional dan berkoordinasi erat dengan Kementerian Umat/Agama, Maskapai, serta otoritas navigasi udara untuk memastikan kelancaran arus penumpang, khususnya jemaah umrah yang berangkat menggunakan rute langsung.
Himbauan bagi Calon Penumpang
Bagi masyarakat atau calon penumpang yang memiliki jadwal penerbangan ke Timur Tengah dalam beberapa hari ke depan, berikut adalah panduan resmi yang diberikan:
Cek Status Secara Berkala: Periksa Flight Status melalui aplikasi atau situs resmi maskapai (Emirates, flydubai, dll.) sebelum menuju ke bandara.
Koordinasi dengan Agen Travel: Bagi jemaah umrah atau perorangan yang membeli tiket melalui agen perjalanan, hubungi pihak penyedia jasa untuk kepastian alternatif rute atau pengajuan hak refund.
Manfaatkan Layanan Customer Service: Maskapai telah menyediakan opsi penjadwalan ulang tanpa biaya tambahan (waiver policy) untuk penerbangan yang terdampak gangguan keamanan ini.


















