KLIKFAKTA38 – PADANG — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang mencatat sebanyak 498 jiwa terdampak dan sedikitnya 120 unit rumah terendam akibat banjir bandang dan hujan deras berintensitas tinggi yang menerjang wilayah Kota Padang, Sumatera Barat
Bencana yang terjadi sejak Sabtu (10/10/2026) ini merendam permukiman warga serta mengakibatkan kerusakan infrastruktur hingga memutus akses jalan di beberapa wilayah.
Lokasi Terdampak ParahKepala Pelaksana BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton, menyampaikan bahwa wilayah terdampak paling parah tersebar di dua kecamatan utama, yaitu
Kecamatan Kuranji: Kawasan Guo Lapau Munggu menjadi area terparah. Akses jalan warga di kawasan Guo dilaporkan sempat terputus total.
Kecamatan Koto Tangah: Kerusakan dan genangan air parah menerjang permukiman di kawasan Lumin Park (Lubuk Minturun) serta Kampung Apa.
Hingga Minggu (11/10/2026), Tim SAR Gabungan yang terdiri dari BPBD, TNI, Polri, Basarnas, serta relawan berhasil mengevakuasi 238 warga yang terjebak luapan air. Beberapa warga sempat menyelamatkan diri ke atap rumah sebelum dievakuasi oleh petugas.
Rincian Data Penanganan Banjir Padang:
Total Warga Terdampak: 498 Jiwa
Rumah Terendam: 120 Unit
Warga Dievakuasi: 238 Jiwa
Total Pengungsi: 672 Warga (tersebar di beberapa titik posko)
Korban Jiwa: Nihil
Imbauan BPBDBPBD Kota Padang mengimbau masyarakat, khususnya yang bermukim di sepanjang daerah aliran sungai (DAS) dan kawasan rawan longsor, untuk tetap waspada terhadap potensi banjir susulan. Warga diminta segera menyingkir ke lokasi yang lebih aman jika debit air kembali meningkat.
Abduh Hanif MR

















