Menu ✖

Otomatis
FAKTA TERKINI

Opini

Jeritan Hati Operator Dapodik PAUD Mataram: Menembus Keluhan Rutin Setiap Tahun Ajaran Baru

badge-check

Jeritan Hati Operator Dapodik PAUD Mataram: Menembus Keluhan Rutin Setiap Tahun Ajaran Baru Perbesar

Oleh: Sapdi, S.Pd
✍🏻 Guru dan Operator PAUD Kota Mataram

MATARAM – Setiap kali tahun ajaran baru dimulai, riuk pikuk antusiasme menyambut peserta didik baru menyelimuti setiap sudut sekolah. Namun, di balik keceriaan anak-anak PAUD dan kesibukan guru mengajar, ada sosok penting di balik layar yang tengah bertarung dengan waktu, kuota, dan sistem data: Operator Sekolah (OPS).

Bagi para operator PAUD di Kota Mataram, momen pergantian tahun ajaran kerap berubah menjadi ajang “uji ketahanan fisik dan mental”. Data yang valid di tingkat pusat (Dapodik) tidak lepas dari jemari mereka, tetapi proses mengawalnya jauh dari kata mulus.

Deretan Drama dan Realita di Lapangan
Menghimpun aspirasi dan curahan hati beberapa operator PAUD di Kota Mataram, terdapat benang merah keluhan yang hampir selalu berulang setiap tahun ajaran baru:

Server Lelet dan Error Berjamaah: Ketika semua operator se-Indonesia mengakses sistem di waktu yang sama, server mendadak melambat hingga mengalami down. Akibatnya, pekerjaan yang harusnya selesai sekejap jadi tertunda berjam-jam.

Labirin Banyak Web: Penginputan data tidak lagi terpusat satu arah. Operator dipaksa membuka berbagai situs web terpisah, mulai dari input siswa, sarpras, hingga validasi data yang memicu kebingungan teknis dan menguras fokus.

Sistem Antrean dan Konfirmasi: Setelah berhasil menyelesaikan input data yang melelahkan, operator masih harus menanti proses konfirmasi/validasi dari dinas terkait.

Tuntutan Cepat Sinkron: Tekanan agar data segera sinkron kerap tak sebanding dengan kenyataan di lapangan. (“Ndekne ketaok ape operator jungkir balik” istilah lokal yang mengilustrasikan betapa beratnya perjuangan operator yang sering tak terlihat oleh pihak luar).

Ronda Tengah Malam dan Modal Kuota: Agar terhindar dari server error, tak sedikit operator yang terpaksa bangun di tengah malam memantau laptop saat orang lain tertidur pulas. Semua ini menuntut modal kuota internet tanpa henti (non-stop).

Sisi Humanis yang Terlupakan: Di tengah tumpukan berkas dan layar laptop, hal-hal kecil seperti ketersediaan camilan atau perhatian modal kerja di atas meja sering kali absen.

Peran Ganda Guru dan OPS: Banyak operator PAUD yang sejatinya adalah guru kelas. Masalah server yang berkepanjangan membuat mereka dilematis: harus fokus mendampingi anak-anak belajar atau terus menatap layar laptop agar data tidak terlambat?

Semester Ini: Puncak Kerumitan Pengelolaan Data
Salah satu operator senior yang telah bertahun-tahun mengabdi di salah satu TK di Kota Mataram mengungkapkan bahwa semester ini terasa sebagai puncak kendala penginputan Dapodik.

“Dulu banyak hal masih bisa diinput dan diperbaiki langsung lewat aplikasi Dapodik. Sekarang, mulai dari data siswa, kondisi sarana prasarana (sarpras), hingga detail lainnya dialihkan ke portal/web khusus tersendiri. Sistem modular ini malah membuat alur kerja semakin rumit dan lambat,” ungkapnya.

Suara Harapan: Kesejahteraan, Kepastian Karir, dan Sistem yang Humanis
Pekerjaan operator bukanlah sekadar urusan mengetik. Tanpa peran aktif mereka, data sekolah tidak akan terbarukan di tingkat pusat, yang berdampak langsung pada pencairan bantuan operasional sekolah hingga tunjangan sertifikasi para guru.

Oleh karena itu, para operator PAUD di Kota Mataram menyuarakan beberapa poin krusial untuk para pemangku kebijakan:
Kejelasan Karir dan Status Pekerjaan: Jenjang karir operator sekolah perlu diperjelas oleh pembuat kebijakan agar tidak selamanya berada di area abu-abu.

Kesejahteraan dan Insentif Layak: Mengingat beban kerja dan kualifikasi teknis yang dibutuhkan, sudah sepantasnya insentif honorer bagi operator disesuaikan secara proporsional.

Bimbingan Teknis (Bimtek) Rutin: Pelatihan atau Bimtek yang berkala dan komprehensif sangat diperlukan agar operator tidak gagap saat ada perombakan alur atau sistem baru dari pusat.

Perbaikan Manajemen Server Pusat: Harapan besar ditujukan kepada pengelola IT di tingkat pusat untuk meningkatkan kapasitas server dan menyederhanakan alur penginputan agar terintegrasi kembali dalam satu wadah yang stabil dan efisien.

Penutup
Operator sekolah adalah fondasi utama dari validitas data pendidikan nasional. Sudah saatnya suara dan jeritan hati para operator PAUD di Kota Mataram ditanggapi dengan langkah konkret, bukan sekadar imbauan untuk bersabar. Mari bersuara agar semua pihak paham: mempermudah kerja operator sama artinya dengan memajukan kualitas pendidikan anak usia dini secara keseluruhan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Dugaan Aktivitas Galian C Ilegal di Sungai Bogali Mencuat, AMPERA Nias Siapkan Laporan ke Polda Sumut

29 Sep 2026 - 21:06 WIB

Dugaan Aktivitas Galian C Ilegal di Sungai Bogali Mencuat, AMPERA Nias Siapkan Laporan ke Polda Sumut

Si Jago Merah Amuk Gudang di Jalan Cicau Raya, Kerugian Diperkirakan Mencapai Miliar Rupiah

29 Sep 2026 - 09:50 WIB

Si Jago Merah Amuk Gudang di Jalan Cicau Raya, Kerugian Diperkirakan Mencapai Miliar Rupiah

DUA PENEMBAKAN MASSAL GUNCANG AFRIKA SELATAN, 27 ORANG TEWAS DITERJANG SENJATA LARAS PANJANG

29 Sep 2026 - 04:55 WIB

DUA PENEMBAKAN MASSAL GUNCANG AFRIKA SELATAN, 27 ORANG TEWAS DITERJANG SENJATA LARAS PANJANG

Tumbangkan Tuan Rumah, Tim Panjat Tebing Indonesia Bawa Pulang Emas dari Guiyang

29 Sep 2026 - 04:52 WIB

Tumbangkan Tuan Rumah, Tim Panjat Tebing Indonesia Bawa Pulang Emas dari Guiyang

Roket Anbantara Karya Mahasiswa PENS Sabet Penghargaan “Best Rocket” di TEKNOFEST 2026 Turki

29 Sep 2026 - 04:49 WIB

Roket Anbantara Karya Mahasiswa PENS Sabet Penghargaan “Best Rocket” di TEKNOFEST 2026 Turki
Trending di Fakta Utama