Menu ✖

Otomatis
FAKTA TERKINI

Fakta Utama

Muhammadiyah Tetapkan Idulfitri 1 Syawal 1447 H Jatuh pada Jumat 20 Maret 2026

badge-check

Muhammadiyah Tetapkan Idulfitri 1 Syawal 1447 H Jatuh pada Jumat 20 Maret 2026 Perbesar

KLIKFAKTA38 – YOGYAKARTA – Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah secara resmi menetapkan bahwa Hari Raya Idulfitri 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada hari Jumat, 20 Maret 2026. Penetapan ini diumumkan langsung oleh Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir, berdasarkan hasil hisab hakiki wujudul hilal yang dipedomani oleh Majelis Tarjih dan Tajdid.

‎Implementasi Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT)

‎Dalam keterangannya, Haedar Nashir menjelaskan bahwa penetapan tahun ini terasa spesial karena Muhammadiyah mulai mengimplementasikan secara penuh Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT). Sistem ini bertujuan untuk menyatukan penanggalan Islam di seluruh dunia agar tidak lagi terjadi perbedaan matlak antarnegara.

‎”Berdasarkan parameter KHGT, ijtimak menjelang Syawal 1447 H terjadi pada Kamis, 19 Maret 2026 pukul 01:23:28 UTC. Dengan terpenuhinya kriteria elongasi dan tinggi hilal di berbagai belahan dunia, maka di seluruh dunia 1 Syawal 1447 H jatuh secara serentak pada hari Jumat, 20 Maret 2026,” ujar Haedar di Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah.

‎Pesan Toleransi dan Persatuan

‎Mengingat adanya potensi perbedaan metode dengan pemerintah yang masih menggunakan kriteria MABIMS melalui Sidang Isbat, Haedar Nashir mengimbau seluruh umat Islam untuk tetap menjaga kerukunan dan kedewasaan dalam beragama.

‎”Perbedaan adalah hal yang lumrah dalam ijtihad. Namun, substansi Idulfitri adalah momentum untuk menggali nilai pencerahan dan memperkuat tali persaudaraan bangsa,” tambahnya.

Baca juga : ‎Prada Muhammad Latifullah Raih Juara 1 MHQ Internasional di Libya, Harumkan Nama TNI di Kancah Dunia

‎Imbauan bagi Warga Muhammadiyah

‎PP Muhammadiyah juga mengeluarkan beberapa poin maklumat bagi warganya:

‎Pelaksanaan Salat Id: Disarankan dilaksanakan di lapangan terbuka sesuai sunnah Nabi, dengan tetap berkoordinasi dengan pemerintah daerah setempat.

‎‎Toleransi Lokal: Khusus untuk wilayah dengan karakteristik khusus, seperti di Bali, warga diminta tidak melakukan takbir keliling menggunakan pengeras suara demi menghormati hari raya keagamaan lain yang mungkin berdekatan.

‎Zakat Fitrah: Mengimbau penyaluran zakat dilakukan lebih awal melalui Lazismu agar manfaatnya segera dirasakan oleh mustahik sebelum hari raya.

‎Dengan penetapan ini, warga Muhammadiyah akan menggenapkan ibadah puasa Ramadan selama 30 hari, terhitung sejak dimulainya 1 Ramadan pada 18 Februari 2026 lalu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

MÁXIMO QUILES KUNCI GELAR JUARA DUNIA MOTO3 2026 DI SIRKUIT PERTAMINA MANDALIKA

12 Okt 2026 - 03:22 WIB

MÁXIMO QUILES KUNCI GELAR JUARA DUNIA MOTO3 2026 DI SIRKUIT PERTAMINA MANDALIKA

“Air Guo Memanggil” – Mengangkat lokasi terparah sebagai simbol perjuangan

12 Okt 2026 - 03:19 WIB

“Air Guo Memanggil” – Mengangkat lokasi terparah sebagai simbol perjuangan

Serangan Rudal Hantam Bandara Internasional Riyadh, 12 Orang Tewas dan Ratusan Terluka

12 Okt 2026 - 03:16 WIB

Serangan Rudal Hantam Bandara Internasional Riyadh, 12 Orang Tewas dan Ratusan Terluka

Gempa Magnitudo 5,7 Guncang Sukabumi, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami

12 Okt 2026 - 03:13 WIB

Gempa Magnitudo 5,7 Guncang Sukabumi, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami

KSAD Tahan Letkol Arman Usai Rumah Dinas Diduga Dijadikan Markas Kegiatan Ilegal

10 Okt 2026 - 04:01 WIB

KSAD Tahan Letkol Arman Usai Rumah Dinas Diduga Dijadikan Markas Kegiatan Ilegal
Trending di Fakta Utama