KLIKFAKTA38 – JAKARTA 12 Oktober 2026 — Pemerintah Republik Indonesia melalui kementerian terkait mengeluarkan peringatan resmi agar seluruh warga negara Indonesia (WNI), khususnya jemaah umrah yang sedang berada maupun yang akan berangkat ke Arab Saudi, meningkatkan kewaspadaan. Imbauan ini dikeluarkan menyusul memanasnya situasi keamanan di kawasan Timur Tengah serta rangkaian serangan drone dan rudal yang menyasar sejumlah fasilitas strategis di Arab Saudi.
Juru Bicara Kementerian, Ichsan Marsha, menegaskan pentingnya bagi para jemaah untuk tetap tenang namun siaga menghadapi situasi yang dinamis. Jemaah diminta untuk secara aktif menghindari lokasi-lokasi yang berpotensi menjadi titik kerawanan serta membatasi aktivitas di luar agenda ibadah yang tidak mendesak.
Poin Penting Imbauan Pemerintah:
Hindari Lokasi Rawan: Jemaah diimbau menjauhi area-area yang berisiko tinggi serta fasilitas vital yang menjadi target potensial di tengah eskalasi konflik.
Koordinasi Penyelenggaraan Perjalanan (PPIU): Bagi calon jemaah yang belum berangkat, diwajibkan untuk terus berkoordinasi secara intensif dengan Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) guna memastikan status penerbangan, jadwal keberangkatan, dan keamanan rute.
Pantau Kanal Resmi Perwakilan RI: WNI dan jemaah diminta untuk terus memantau pengumuman resmi serta memperbarui informasi melalui Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Riyadh dan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Jeddah, serta Kementerian Luar Negeri RI.
“Kami meminta jemaah dan pihak penyelenggara untuk mengutamakan faktor keselamatan, mematuhi arahan otoritas setempat, serta tidak mudah terpapar oleh informasi yang belum jelas sumbernya,” ujar perwakilan pemerintah.
Hingga saat ini, perwakilan diplomatik Indonesia di Arab Saudi terus memantau perkembangan situasi di lapangan secara berkala guna memastikan keselamatan seluruh WNI dan jemaah umrah tetap terjaga.
Yuyun Iriyanti



















