Menu ✖

Otomatis
FAKTA TERKINI

Fakta Utama

Puncak HPN 2026 di Banten: Menjaga Nurani di Tengah Arus Algoritma

badge-check

Puncak HPN 2026 di Banten: Menjaga Nurani di Tengah Arus Algoritma Perbesar

KLIKFAKTA38 – Jakarta, 9 Februari 2026 – SERANG, 9 Februari 2026 – Provinsi Banten resmi menjadi pusat perhatian dunia pers tanah air. Puncak peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 diselenggarakan dengan meriah di Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Kota Serang. Acara ini dihadiri oleh jajaran menteri kabinet, tokoh pers nasional, serta ribuan jurnalis dari Sabang sampai Merauke.

Gubernur Banten, Andra Soni, menyambut hangat kehadiran para insan pers dan berharap momentum ini dapat mendongkrak potensi wisata serta ekonomi kreatif di Tanah Jawara. Kehadiran maskot “Si Juhan” (Si Jurnalis Handal)—yang terinspirasi dari ketangguhan Badak Jawa—menambah nuansa lokal yang kuat dalam perhelatan tahun ini.

Kata Sambutan Ketua Dewan Pers

Dalam pidatonya, Ketua Dewan Pers periode 2025–2028, Prof. Komaruddin Hidayat, memberikan pesan mendalam mengenai posisi pers di tengah disrupsi digital yang kian agresif.

“Teknologi digital dan AI mungkin bisa mengolah data dengan kecepatan kilat, namun mereka tidak memiliki nurani. Jurnalisme tidak boleh kalah oleh algoritma. Kepercayaan publik (trust) adalah satu-satunya mata uang yang kita miliki, dan itu hanya bisa dijaga dengan profesionalisme serta kepatuhan mutlak pada kode etik.”

— Prof. Komaruddin Hidayat, Ketua Dewan Pers.

Beliau juga menekankan bahwa di tengah “tsunami” informasi media sosial, masyarakat sebenarnya tetap merindukan media arus utama sebagai rumah verifikasi untuk membedakan antara fakta dan rekayasa.

Baca juga: ‎Hari Pers Nasional 2026: Menguatkan Peran Jurnalis sebagai Pilar Demokrasi Indonesia ‎

Masa Depan Jurnalis: Tantangan dan Harapan

Menatap masa depan, para jurnalis Indonesia menghadapi lanskap yang penuh tantangan namun sekaligus menawarkan peluang baru:

Navigasi Kecerdasan Buatan (AI): AI dipandang bukan sebagai musuh, melainkan alat bantu untuk meningkatkan efisiensi produksi berita tanpa mengesampingkan pengecekan fakta manusiawi.

Kedaulatan Ekonomi Media: Di tengah dominasi platform global, jurnalisme masa depan dituntut untuk lebih mandiri dan inovatif dalam mencari model bisnis yang berkelanjutan agar tidak hanya bergantung pada clickbait.

Kesejahteraan dan Perlindungan: Isu upah layak dan perlindungan hukum tetap menjadi fokus utama. Pers yang kuat lahir dari jurnalis yang sejahtera dan merasa aman dalam menjalankan tugasnya.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Kejagung Tetapkan Direktur PT Toba Pulp Lestari Tersangka Korupsi Transfer Pricing Rp2 Triliun

17 Okt 2026 - 04:17 WIB

Kejagung Tetapkan Direktur PT Toba Pulp Lestari Tersangka Korupsi Transfer Pricing Rp2 Triliun

Kebakaran Hebat Landa Kawasan Pergudangan Kosambi Permai Tangerang, 28 Gudang Hangus Terbakar

17 Okt 2026 - 04:13 WIB

Kebakaran Hebat Landa Kawasan Pergudangan Kosambi Permai Tangerang, 28 Gudang Hangus Terbakar

Detik-Detik Penggerebekan Sarang Narkoba di Pondok Gede:Polisi Amankan 9 Orang dan Belasan Paket Sabu

17 Okt 2026 - 04:10 WIB

Detik-Detik Penggerebekan Sarang Narkoba di Pondok Gede:Polisi Amankan 9 Orang dan Belasan Paket Sabu

Viral Video Dugaan Kekerasan di KPPG Bogor, Kepala Kantor Beri Klarifikasi dan Tegaskan Tak Toleransi Kekerasan

17 Okt 2026 - 04:06 WIB

Viral Video Dugaan Kekerasan di KPPG Bogor, Kepala Kantor Beri Klarifikasi dan Tegaskan Tak Toleransi Kekerasan

Kejagung Tetapkan Dirut PT CNI Derian Sakmiwata Sebagai Tersangka Korupsi Nikel Sultra Rp401 Miliar

16 Okt 2026 - 10:40 WIB

Kejagung Tetapkan Dirut PT CNI Derian Sakmiwata Sebagai Tersangka Korupsi Nikel Sultra Rp401 Miliar
Trending di Fakta Utama