Menu

Otomatis
FAKTA TERKINI

Fakta Utama

Fadli Zon: Saya Jamin Tidak Ada Yang Dihapus Soal Pemerkosaan pada Kerusuhan 1998

badge-check

Fadli Zon: Saya Jamin Tidak Ada Yang Dihapus Soal Pemerkosaan pada Kerusuhan 1998 Perbesar

Klikfakta38.com, Jakarta, 3 Juli 2025 — Menteri Kebudayaan Fadli Zon memastikan tidak ada penghapusan kejadian pemerkosaan saat tragedi kerusuhan 1998 pada penulisan ulang sejarah Indonesia. Fadli Zon menyebut saat ini, penulisan ulang sejarah terus berlanjut meski menuai pro dan kontra.

Fadli Zon mengaku sudah menjelaskan semuanya terkait pemerkosaan tahun 98 saat Rapat Kerja dengan Komisi X DPR RI, Rabu (2/7) kemarin. Usai rapat kerja tersebut, Fadli Zon menegaskan tidak penghapusan sejarah terkait kejadian pemerkosaan tahun 1998.

“Tidak ada penghapusan. Liat aja keterangan saya di DPR kemarin, rinci dan saya kira cukup jelas. Penghapusan apa? enggak ada yang dihapus,” ujarnya kepada wartawan usai menghadiri Festival Gau Maraja Leang-leang di Baruga A Kantor Bupati Maros, Kamis (3/7).

Terkait program penulisan ulang sejarah, politisi Partai Gerindra ini memastikan terus berlanjut. Ia mengatakan dalam program ini ada 130 orang turut serta dalam penyusunan sejarah Indonesia.

“Kita akan melibatkan 130 orang kalau tidak salah. Para sejarahwan, ahli-ahli sejarah, guru besar, dan juga doktor-doktor di bidang sejarah yang memang menguasai bagian-bagian sejarahnya melalui penelitian-penelitiannya selama ini,” kata Fadli Zon.

Fadli Zon merencanakan akan melakukan uji publik pada bulan ini terkait program Penulisan Ulang Sejarah. Fadli mengungkapkan setidaknya ada 10 Bab yang suda disusun.

“Yang menulis sejarah itu ya sejarahwan dari 34 perguruan tinggi dan juga memang untuk sekarang ini kita tulis 10 Bab, itu tidak detail. Masuk dari temuan-temuan yang awal,” kata dia.

Alasan Penulisan Ulang Sejarah Penting

Fadli menegaskan penulisan ulang sejarah sangat penting untuk bangsa. Apalagi, sudah 26 tahun tidak ada lagi yang menulis soal sejarah Indonesia.

“Padahal sejarah itu perlukan. Kalau orang tidak menulis sejarah dan tidak mengetahui sejarah dari bangsanya, ya pasti akan kebingungan di tengah arus informasi, arus globalisasi sekarang ini,” tegasnya.

“Seperti kata Bung Karno, jangan sekali-sekali kita meninggalkan sejarah,” imbuhnya.

Fadli Zon juga menyinggung sejarah lukisan purba di Leang-leang akan masuk dalam penulisan ulang sejarah. Ia menegaskan penemuan lukisan purba di Maros, Sulsel sudah diakui peneliti Internasional.

“Termasuk kita masukkan juga temuan dari Rock Art atau Cave Painting, apa namanya lukisan-lukisan purba yang ada di dinding-dinding goa yang di Maros ini. Sejauh ini menurut penelitian dan diakui juga oleh para peneliti dunia lainnya, usianya mencapai 51.200 tahun yang ada di leang Karampuang. Nah, itu kan belum pernah ada ditulis. Nah ini dimasukkan ke dalam. Itu salah satu contoh,” ucapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Korban Terlantar Hampir Sepekan Usai Bencana, Musibah Longsor Fadoroyou Gunungsitoli Alo’oa Ditimbun Alasan Teknis dan Efisiensi Anggaran

29 Agu 2026 - 16:53 WIB

Korban Terlantar Hampir Sepekan Usai Bencana, Musibah Longsor Fadoroyou Gunungsitoli Alo’oa Ditimbun Alasan Teknis dan Efisiensi Anggaran

Maulid Nabi 1448 H di SDN 1 Taliwang, Zainuddin Ajak Siswa Teladani Rasulullah: Jujur, Disiplin dan Stop Bullying

29 Agu 2026 - 15:59 WIB

Maulid Nabi 1448 H di SDN 1 Taliwang, Zainuddin Ajak Siswa Teladani Rasulullah: Jujur, Disiplin dan Stop Bullying

Gabungan Wartawan LSM dan Aktivis Resmi Tempuh Jalur Hukum Atas Dugaan Pencemaran Nama Baik Akun TikTok Abah 8 0

29 Agu 2026 - 04:08 WIB

Gabungan Wartawan LSM dan Aktivis Resmi Tempuh Jalur Hukum Atas Dugaan Pencemaran Nama Baik Akun TikTok Abah 8 0

Diduga Cekcok di Depan Minimarket, Juru Parkir di Jalan Tombolotutu Palu Meninggal Dunia Usai Ditembak OTK

29 Agu 2026 - 04:05 WIB

Diduga Cekcok di Depan Minimarket, Juru Parkir di Jalan Tombolotutu Palu Meninggal Dunia Usai Ditembak OTK

Polda Riau Tetapkan 40 Tersangka Kasus Karhutla: Sengaja Bakar Lahan Demi Buka Kebun

29 Agu 2026 - 04:01 WIB

Polda Riau Tetapkan 40 Tersangka Kasus Karhutla: Sengaja Bakar Lahan Demi Buka Kebun
Trending di Fakta Utama