Menu ✖

Otomatis
FAKTA TERKINI

Fakta Utama

Martina Ayu, ‘Ratu Triathlon’ Indonesia, Kantongi Bonus Rp3,4 Miliar Usai Borong 5 Emas di SEA Games 2025

badge-check

Martina Ayu, ‘Ratu Triathlon’ Indonesia, Kantongi Bonus Rp3,4 Miliar Usai Borong 5 Emas di SEA Games 2025 Perbesar

KLIKFAKTA38 – JAKARTA – Nama Martina Ayu Pratiwi resmi dinobatkan sebagai atlet tersukses dalam sejarah keikutsertaan Indonesia di ajang SEA Games. Atlet triathlon asal Gresik, Jawa Timur ini berhasil membawa pulang total tujuh medali, yang terdiri dari 5 medali emas dan 2 medali perak pada SEA Games 2025 di Thailand.

Atas pencapaian fenomenal tersebut, pemerintah memberikan apresiasi luar biasa berupa bonus senilai Rp3,4 miliar. Penyerahan apresiasi ini dilakukan langsung di Istana Negara, Jakarta, pada Kamis [8/1/2026].

Rincian Prestasi dan Bonus Fantastis

Berdasarkan kebijakan baru yang ditetapkan Presiden Prabowo Subianto, setiap keping medali emas di hargai Rp1 miliar untuk nomor individu, dengan penyesuaian untuk nomor beregu/estafet. Martina yang mendominasi berbagai nomor perlombaan berhasil mengumpulkan pundi-pundi rupiah yang signifikan:

Total Medali: 5 Emas, 2 Perak.

Total Bonus: Rp3.441.000.000 (Rp3,44 miliar).

Nomor Emas: Triathlon Individual Putri, Aquathlon Estafet Putri, Aquathlon Estafet Campuran, Duathlon Estafet Putri, dan Mixed Duathlon Relay.

“Total dari semua medali ini Rp3,4 miliar. Bonusnya nanti buat investasi masa depan, untuk menunjang prestasi yang lebih tinggi lagi, dan membantu kedua orang tua di rumah,” ujar Martina saat ditemui awak media di Istana Negara.

Perjalanan dari Kolam Renang ke Podium Triathlon

Kesuksesan Martina tidak datang dalam semalam. Atlet kelahiran Magetan tahun 2004 ini mengawali kariernya sebagai atlet renang di SMA Negeri 1 Manyar, Gresik. Ia baru memutuskan pindah ke cabang olahraga triathlon pada Juli 2022 karena merasa tertantang dengan kombinasi tiga disiplin ilmu: renang, sepeda, dan lari.

Keputusan tersebut terbukti tepat. Kemampuan renangnya yang di atas rata-rata menjadi modal kuat baginya untuk selalu memimpin sejak awal perlombaan. Namun, ia mengaku perjuangannya di Thailand sangat berat karena faktor cuaca ekstrem.

“Struggling-nya ya di latihan. Siang-siang, hujan, panas, tidak peduli cuaca kita tetap latihan. Jauh dari keluarga, banyak pengorbanan yang dilalui,” tuturnya mengenang masa persiapan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Kebakaran Hutan di Gunung Sumbing, 152 Pendaki Berhasil Dievakuasi Selamat

21 Okt 2026 - 04:38 WIB

Kebakaran Hutan di Gunung Sumbing, 152 Pendaki Berhasil Dievakuasi Selamat

POLDA JABAR BONGKAR PABRIK OBAT ILEGAL DI BANDUNG, MAMPUS PRODUKSI 8 JUTA BUTIR PER HARI

21 Okt 2026 - 04:32 WIB

POLDA JABAR BONGKAR PABRIK OBAT ILEGAL DI BANDUNG, MAMPUS PRODUKSI 8 JUTA BUTIR PER HARI

Peringati Dua Tahun Pemerintahan, Aksi Demo Mahasiswa di Gedung DPRD DIY Berlangsung Hingga Malam Berujung Ricuh

21 Okt 2026 - 04:29 WIB

Peringati Dua Tahun Pemerintahan, Aksi Demo Mahasiswa di Gedung DPRD DIY Berlangsung Hingga Malam Berujung Ricuh

Exit Meeting BPK, Pemkab Deli Serdang Siap Tindak Lanjuti Catatan Pemeriksaan

20 Okt 2026 - 18:16 WIB

Exit Meeting BPK, Pemkab Deli Serdang Siap Tindak Lanjuti Catatan Pemeriksaan

BPOM Bongkar Pabrik Kosmetik Ilegal di Mojokerto, Barang Bukti Tembus Rp 16,1 Miliar

20 Okt 2026 - 03:04 WIB

BPOM Bongkar Pabrik Kosmetik Ilegal di Mojokerto, Barang Bukti Tembus Rp 16,1 Miliar
Trending di Fakta Utama