Menu

Otomatis
FAKTA TERKINI

Fakta Utama

Gubernur NTB Tetapkan UMP 2026 Sebesar Rp2,67 Juta, Berlaku Mulai 1 Januari

badge-check

Gubernur NTB Tetapkan UMP 2026 Sebesar Rp2,67 Juta, Berlaku Mulai 1 Januari Perbesar

MATARAM, 30 Januari 2026 – Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Lalu Muhamad Iqbal, secara resmi menetapkan Upah Minimum Provinsi (UMP) NTB Tahun 2026 sebesar Rp2.673.861. Keputusan ini diambil setelah melalui serangkaian pembahasan panjang bersama Dewan Pengupahan Provinsi yang melibatkan unsur pemerintah, pengusaha, dan serikat buruh.

Penetapan ini tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Gubernur yang akan mulai diberlakukan secara efektif pada tanggal 1 Januari 2026.

Poin Utama Kebijakan UMP 2026:

Besaran Nominal: Rp2.673.861 per bulan.

Dasar Perhitungan: Penyesuaian dilakukan dengan mempertimbangkan variabel ekonomi makro, termasuk laju inflasi daerah, pertumbuhan ekonomi NTB, serta indeks tertentu (alfa) yang diatur dalam regulasi pengupahan nasional.

Tujuan Utama: Menjaga daya beli pekerja di tengah fluktuasi harga kebutuhan pokok sekaligus memastikan keberlangsungan dunia usaha di NTB.

Baca juga: Ada Laporan Rekening Nasabah BCA Tiba-tiba Kosong, Nasabah Pertanyakan Keamanan Bank

Respons Pemerintah Daerah

Gubernur Lalu Muhamad Iqbal menegaskan bahwa angka tersebut merupakan jalan tengah yang diambil untuk menyeimbangkan kepentingan kesejahteraan buruh dan kemampuan finansial perusahaan.

“Kami berharap kenaikan ini dapat meringankan beban ekonomi masyarakat pekerja, namun tetap menjaga iklim investasi di NTB agar tetap kondusif dan kompetitif,” ujar Lalu Muhamad Iqbal dalam keterangan resminya di Mataram [30/01/2026].

Imbauan bagi Perusahaan

Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) NTB akan melakukan pengawasan ketat terhadap implementasi kebijakan ini. Seluruh perusahaan yang beroperasi di wilayah NTB dilarang membayar upah di bawah standar UMP yang telah ditetapkan, kecuali bagi sektor Usaha Mikro dan Kecil (UMK) yang memiliki ketentuan khusus sesuai perundang-undangan.

Bagi kabupaten/kota yang telah memiliki Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK), besaran upahnya harus lebih tinggi atau minimal sama dengan angka UMP yang baru ditetapkan ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

DPR RI Janji Sahkan UU Perampasan Aset Paling Lambat 15 Desember 2026

27 Agu 2026 - 14:15 WIB

DPR RI Janji Sahkan UU Perampasan Aset Paling Lambat 15 Desember 2026

Polda Metro Jaya dan Bank Mandiri Sepakat Aktifkan Kembali Rekening Aktivis Botok Pati

27 Agu 2026 - 05:41 WIB

Polda Metro Jaya dan Bank Mandiri Sepakat Aktifkan Kembali Rekening Aktivis Botok Pati

Penyalahgunaan Armada TNI untuk Bisnis Narkoba, Mayor Faisal Dipecat dan Dihukum 10 Tahun Penjara

27 Agu 2026 - 05:39 WIB

Penyalahgunaan Armada TNI untuk Bisnis Narkoba, Mayor Faisal Dipecat dan Dihukum 10 Tahun Penjara

Praperadilan Jilid 4 Ditolak, Status Roy Suryo dan dr. Tifa Kini Berubah Menjadi Terdakwa

27 Agu 2026 - 05:37 WIB

Praperadilan Jilid 4 Ditolak, Status Roy Suryo dan dr. Tifa Kini Berubah Menjadi Terdakwa

DPR Targetkan RUU Perampasan Aset Disahkan Akhir Tahun Ini

27 Agu 2026 - 05:33 WIB

DPR Targetkan RUU Perampasan Aset Disahkan Akhir Tahun Ini
Trending di Fakta Utama