KLIKFAKTA38 – Sidoarjo — Sebanyak 431 santri Pondok Pesantren Manbaul Hikam, Desa Putat Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo, dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat setelah mengalami gejala keracunan massal pada Selasa (1/9/2026). Para santri mendadak mengeluhkan pusing, mual, muntah, hingga sakit perut hebat beberapa jam setelah menyantap hidangan Makan Bergizi Gratis (MBG).
Kronologi Kejadian
12.30 WIB: Santri mengonsumsi paket MBG yang dibagikan untuk jatah makan siang berupa telur dan Sayur
15.00 WIB: Sejumlah santri mulai mengeluhkan sakit perut dan mual secara bersamaan di area asrama.
16.30 WIB: Jumlah santri yang mengalami gejala serupa melonjak tajam hingga mencapai 431 orang, memicu situasi darurat di lingkungan pesantren.
17.00 WIB: Ambulans dan armada penanganan darurat dikerahkan untuk mengevakuasi para korban ke Puskesmas Tanggulangin dan RSUD Krian/Sidoarjo.
Penanganan dan Investigasi
Tim medis gabungan bergerak cepat mendirikan posko darurat di area pesantren untuk menyortir santri dengan gejala ringan hingga berat. Sebagian besar santri langsung mendapatkan perawatan intensif berupa pemberian cairan infus dan obat anti-mual.
Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo bersama aparat kepolisian setempat telah mengamankan sampel makanan dari program MBG tersebut untuk diuji di laboratorium sampel makanan. Hingga Selasa malam, area dapur penyiapan makanan telah dipasang garis polisi guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kontaminasi.
Abduh Hanif MR















