Menu

Otomatis
FAKTA TERKINI

Fakta Utama

Ketapang Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Karhutla, Api Melapah 15 Kecamatan

badge-check

Ketapang Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Karhutla, Api Melapah 15 Kecamatan Perbesar

KLIKFAKTA38 – KETAPANG, KOMPAS — Pemerintah Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, resmi menaikkan status penanganan bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dari Siaga Bencana menjadi Tanggap Darurat Bencana per Rabu (2/9/2026). Langkah krusial ini diambil menyusul lonjakan titik panas (hotspot) dan meluasnya titik api yang kini telah melahap 15 dari 20 kecamatan di wilayah tersebut.

Kondisi tersebut diperparah oleh kemarau panjang yang memicu krisis air bersih serta penurunan kualitas udara drastis hingga masuk kategori sangat tidak sehat.

Dampak Kesehatan dan Imbauan Ketat

Kepungan kabut asap tebal kian mengancam kesehatan masyarakat. Dinas Kesehatan Kabupaten Ketapang mencatat sebanyak 803 kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) telah melanda warga sejak intensitas karhutla meningkat.

Merespons krisis ini, Bupati Ketapang meminta seluruh tingkat pemerintahan daerah—mulai dari camat hingga kepala desa—untuk bergerak aktif memimpin penanganan lapangan dan memperketat pengawasan.

Pernyataan Pemerintah Daerah:

“Tidak boleh membakar dalam bentuk apa pun dan tujuan apa pun. Tahan dulu. Bakar sampah pun jangan dulu,” tegas Bupati Ketapang Alexander Wilyo dalam instruksinya kepada warga dan pemangku kepentingan.

Ringkasan Situasi Darurat Karhutla Ketapang

Status: Tanggap Darurat Bencana Karhutla (Berlaku mulai 2 September 2026).

Cakupan Wilayah: 15 dari total 20 kecamatan terdampak karhutla.

Kualitas Udara: Kategori Sangat Tidak Sehat akibat kepungan asap tebal.

Dampak Kesehatan: Minimal 803 warga terkonfirmasi menderita ISPA.

Upaya Penanganan: Sinergi gabungan Pemkab, TNI/Polri, BPBD, perusahaan swasta, dan relawan untuk pemadaman serta pencegahan.

 

Abduh Hanif MR

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Tragis! Pohon Tumbang di Jalan Pandanaran Semarang Timpa 3 Pengendara, Pasutri Meninggal Dunia

5 Sep 2026 - 06:38 WIB

Tragis! Pohon Tumbang di Jalan Pandanaran Semarang Timpa 3 Pengendara, Pasutri Meninggal Dunia

Diduga Dianiaya Geng Motor di Cilembang, Pedagang Jasuke di Tasikmalaya Kritis hingga Meninggal Dunia

5 Sep 2026 - 06:28 WIB

Diduga Dianiaya Geng Motor di Cilembang, Pedagang Jasuke di Tasikmalaya Kritis hingga Meninggal Dunia

Penertiban Lapak di Kolong Flyover Bekasi Berujung Ricuh, Pedagang Tolak Digusur dari Lahan Negara

5 Sep 2026 - 04:43 WIB

Penertiban Lapak di Kolong Flyover Bekasi Berujung Ricuh, Pedagang Tolak Digusur dari Lahan Negara

Diduga Saldo Berkurang Misterius, Puluhan Nasabah Datangi Kantor Bank Mandiri untuk Tarik Dana

5 Sep 2026 - 03:48 WIB

Diduga Saldo Berkurang Misterius, Puluhan Nasabah Datangi Kantor Bank Mandiri untuk Tarik Dana

Kebakaran 2,5 Hektar di Sunset Road Ludeskan Gudang Rongsokan dan Bedeng 300 KK

5 Sep 2026 - 03:45 WIB

Kebakaran 2,5 Hektar di Sunset Road Ludeskan Gudang Rongsokan dan Bedeng 300 KK
Trending di Fakta Utama