Menu ✖

Otomatis
FAKTA TERKINI

Fakta Utama

Ditemukan Burung Mirip Penguin, Diduga Warisan Terakhir Spesies Punah

badge-check

Ditemukan Burung Mirip Penguin, Diduga Warisan Terakhir Spesies Punah Perbesar

KLIKFAKTA38 – Papua, 21 Juni 2025 — Para peneliti dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Hayati Indonesia (LIPHI) mengumumkan penemuan mengejutkan seekor burung unik di pedalaman Papua. Burung tersebut memiliki bentuk tubuh tegap, sayap kecil seperti sirip, dan berjalan tegak layaknya penguin—membuat para ilmuwan menyebutnya sebagai “burung mirip penguin tropis.”

Penemuan ini dianggap sebagai warisan terakhir dari spesies purba yang sebelumnya diyakini telah punah. Burung yang diberi nama ilmiah Spheniscaviformes papuensis itu ditemukan oleh tim ekspedisi gabungan antara peneliti lokal dan ilmuwan internasional, saat menjelajahi hutan lembab di Pegunungan Foja, wilayah yang selama ini dikenal sebagai “surga terakhir spesies langka.”

“Ini adalah temuan luar biasa. Kami percaya burung ini adalah satu-satunya yang tersisa dari garis evolusi kuno yang berkerabat jauh dengan penguin modern, namun beradaptasi hidup di daratan tropis,” ujar Dr. Raka Wirawan, ketua tim peneliti LIPHI dalam konferensi pers hari ini.

Ciri-ciri burung ini antara lain bulu berwarna abu-hitam mengkilap, tinggi sekitar 50 cm, serta kemampuan berenang yang tinggi meski tidak bisa terbang. Berdasarkan hasil uji DNA sementara, S. papuensis menyimpang dari nenek moyangnya sekitar dua juta tahun lalu, dan berkembang secara endemik di Papua.

Peneliti menduga bahwa spesies ini bertahan hidup dalam jumlah sangat kecil karena habitat terpencil dan minim gangguan manusia. Namun, keberadaannya sangat rentan karena perubahan iklim dan deforestasi.

“Burung ini bukan hanya penting secara ilmiah, tapi simbol betapa rapuhnya warisan alam kita. Jika tidak segera dilindungi, kita mungkin benar-benar kehilangan spesies terakhir ini,” tambah Dr. Raka.

Pemerintah daerah dan Kementerian Lingkungan Hidup disebut sedang menyiapkan kawasan konservasi darurat. Sementara itu, dunia sains menanti hasil studi lanjutan untuk memastikan klasifikasi resmi dan strategi penyelamatan spesies yang unik ini.

Penemuan yang menjadi pengingat penting bahwa hutan Indonesia masih menyimpan misteri besar dan keanekaragaman hayati yang luar biasa — sekaligus rapuh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Desa Sidourip Pamerkan Inovasi “JELITA ECO TAMASIDU” di Lomba Desa Sehat Kabupaten Deli Serdang 2026

27 Okt 2026 - 22:08 WIB

Desa Sidourip Pamerkan Inovasi “JELITA ECO TAMASIDU” di Lomba Desa Sehat Kabupaten Deli Serdang 2026

Polres Nias Ungkap Dugaan Peredaran Sabu di Nias Barat, 31 Paket Seberat 44,62 Gram Diamankan

27 Okt 2026 - 16:45 WIB

Polres Nias Ungkap Dugaan Peredaran Sabu di Nias Barat, 31 Paket Seberat 44,62 Gram Diamankan

KSOP Hentikan Bongkar Muat Semen di Pelabuhan Gunungsitoli, Keselamatan Penumpang Jadi Sorotan

27 Okt 2026 - 16:40 WIB

KSOP Hentikan Bongkar Muat Semen di Pelabuhan Gunungsitoli, Keselamatan Penumpang Jadi Sorotan

Tiga Pekerja KDMP Hiliduho Mengaku Upah Belum Dibayar, Malah Dilaporkan atas Dugaan Pencurian Motor

27 Okt 2026 - 14:57 WIB

Tiga Pekerja KDMP Hiliduho Mengaku Upah Belum Dibayar, Malah Dilaporkan atas Dugaan Pencurian Motor

Lomba Desa Sehat 2026, Desa Sei Mencirim Kec: Sunggal Tampilkan Inovasi Ambulans Umat Peduli Desa

27 Okt 2026 - 08:49 WIB

Lomba Desa Sehat 2026, Desa Sei Mencirim Kec: Sunggal Tampilkan Inovasi Ambulans Umat Peduli Desa
Trending di Headline