KLIKFAKTA38 – HARARE, 16 Agustus 2026 — Tragedi kemanusiaan terjadi di Danau Kariba, Zimbabwe, setelah kapal feri penumpang Mbuya Nehanda terbalik dan tenggelam. Jumlah korban jiwa dalam insiden ini melonjak menjadi sedikitnya 84 orang setelah tim SAR menemukan beberapa jenazah tambahan di perairan danau. Musibah ini tercatat sebagai kecelakaan transportasi air paling mematikan dalam sejarah Zimbabwe.
Kronologi dan Muatan Berlebih
Insiden terjadi saat kapal melayani rute perjalanan dari kota Kariba menuju komunitas pedesaan Chalala.
Kapal yang dioperasikan oleh lembaga pemerintah Rural Infrastructure Development Agency tersebut dihantam gelombang tinggi dan cuaca buruk di tengah perjalanan.
Kapasitas melampaui batas: Kapal feri tersebut resminya hanya berkapasitas maksimal 90 penumpang dan 5 kru. Namun, otoritas setempat mencatat kapal mengangkut lebih dari 150 hingga 161 orang, termasuk puluhan pedagang dan warga desa.
Kendala teknis: Sebelum terbalik, salah satu dari dua mesin kapal dilaporkan mati, dan pompa penyedot air (bilge pump) terendam air hingga mesin tersisa mati total dan kapal terhantam ombak dari samping.
Dampak Korban dan Upaya Evakuasi
Kategori Jumlah (Jiwa)
Korban Meninggal Dunia 84 (Termasuk sedikitnya 18 anak-anak)
Korban Selamat 77
Estimasi Penumpang 150 – 161+ orang
Presiden Zimbabwe Emmerson Mnangagwa telah menetapkan insiden ini sebagai bencana nasional dan memperketat evaluasi terhadap armada kelautan serta keselamatan transportasi air di wilayah tersebut. Hingga saat ini, tim kepolisian dan penyelamat gabungan masih melanjutkan penyisiran perairan Danau Kariba untuk mencari penumpang yang belum ditemukan.
Abduh Hanif MR


















