‎25 Tahun Berdiri, Kafe Legendaris ‘Safari’ Kebayoran Baru Diduga Dirampas Oknum: “Kami Diusir dari Rumah Sendiri”

KLIKFAKTA38 – ‎JAKARTA, 14 Mei 2026 – Kawasan kuliner legendaris di Kebayoran Baru tengah diguncang isu panas. Cafe Safari, titik temu ikonik yang telah menemani lintas generasi warga Jakarta selama seperempat abad, kini berada di ambang kehancuran. Bukan karena sepi pelanggan, melainkan dugaan perampasan aset secara sepihak oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

‎Sejak pagi tadi, jagat maya diramaikan dengan unggahan kesaksian karyawan dan pemilik yang mengaku dipaksa keluar dari bangunan yang telah mereka tempati selama 25 tahun.

banner 325x300

‎Kronologi Dugaan Intimidasi

‎Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, ketegangan memuncak ketika sejumlah oknum mendatangi lokasi dan melakukan pengosongan secara paksa. Pihak pengelola mengeklaim bahwa proses hukum yang sedang berjalan belum mencapai putusan inkrah, namun eksekusi “liar” justru sudah dilakukan.

‎”Kami sudah di sini sejak 1999. Safari bukan sekadar bisnis, ini sejarah. Melihat tempat ini dipasang garis pembatas secara paksa oleh pihak yang tidak punya dasar hukum kuat sangatlah menyakitkan,” ujar salah satu perwakilan keluarga pengelola dengan nada bergetar.

‎Mengapa Ini Viral?

‎Netizen ramai-ramai menyuarakan tagar #SaveCafeSafari. Berikut adalah poin-poin yang memicu kemarahan publik:

‎Eksistensi 25 Tahun: Safari adalah saksi bisu perkembangan Jakarta Selatan.

‎Nasib Karyawan: Puluhan staf yang telah bekerja belasan tahun kini terancam kehilangan mata pencaharian secara mendadak.

‎Dugaan Premanisme: Muncul laporan adanya keterlibatan oknum yang melakukan intimidasi verbal maupun fisik di lokasi kejadian.

Baca juga: KPK Geledah Rumah ‘Crazy Rich’ Semarang Heri Black, Diduga Ada Upaya Perintangan Penyidikan

‎Status Hukum Saat Ini

‎Hingga berita ini diturunkan, pihak kuasa hukum Cafe Safari tengah menyiapkan langkah hukum darurat. Mereka menuding adanya manipulasi dokumen oleh oknum yang mencoba menguasai lahan di kawasan premium Kebayoran Baru tersebut

Penulis: Yuyun IriyantiEditor: Hengki Revandi