Menu

Otomatis
FAKTA TERKINI

Fakta Utama

Megawati Kembali Ungkit Jasa Soekarno: “Jika Proklamasi Tak Dibacakan, Kalian Masih Menjadi Budak”

badge-check

Megawati Kembali Ungkit Jasa Soekarno: “Jika Proklamasi Tak Dibacakan, Kalian Masih Menjadi Budak” Perbesar

KLIKFAKTA38 – Jakarta, 11 Juli 2025 — Presiden kelima Republik Indonesia, Megawati Soekarnoputri, kembali menekankan pentingnya menghargai jasa para pendiri bangsa, khususnya sang ayah, Soekarno. Dalam pidatonya di acara peringatan Hari Kemerdekaan yang digelar lebih awal oleh PDI Perjuangan di Jakarta, Megawati menyampaikan pernyataan tegas yang memantik perhatian publik.

“Jika proklamasi tidak dibacakan Bung Karno dan Bung Hatta pada 17 Agustus 1945, kalian semua mungkin masih menjadi budak penjajah,” ujar Megawati lantang di hadapan ratusan kader dan simpatisan partai. Pernyataan tersebut sontak menuai respons beragam dari masyarakat dan pengamat politik. Sebagian menganggap Megawati sedang mengingatkan generasi muda akan pentingnya menghormati sejarah dan perjuangan kemerdekaan. Namun, sebagian lainnya menilai pernyataan tersebut terkesan mengulang glorifikasi terhadap sosok Soekarno secara berlebihan.

Dalam kesempatan yang sama, Megawati juga mengkritik generasi muda yang dinilainya mulai melupakan sejarah. Ia meminta agar pendidikan sejarah nasional lebih diperkuat agar bangsa Indonesia tidak kehilangan jati diri.

“Sekarang banyak anak muda tak tahu siapa yang memperjuangkan republik ini. Mereka sibuk dengan TikTok, tapi lupa siapa yang memerdekakan,” katanya.

Pidato Megawati tersebut disampaikan dalam momentum internal partai, namun cuplikannya segera viral di media sosial. Tak sedikit warganet yang menilai Megawati masih terus menjadikan nama besar ayahnya sebagai alat legitimasi politik, sementara lainnya membelanya dengan mengatakan bahwa memang sudah selayaknya jasa Bung Karno terus dikenang.

 

Pengamat politik dari Universitas Indonesia, Dr. Indra Prasetya, menyatakan, “Memang benar Bung Karno adalah tokoh kunci kemerdekaan. Tapi cara penyampaiannya bisa menimbulkan resistensi jika terus dibumbui diksi seperti ‘kalian masih menjadi budak’.”

Hingga berita ini di himpun, belum ada pernyataan lanjutan dari pihak Istana maupun elite partai lain menanggapi pernyataan Megawati secara resmi. Namun topik ini diprediksi akan terus menjadi perbincangan hangat menjelang peringatan HUT RI ke-80 pada Agustus mendatang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Banjir Terjang Nias Barat: 13 Desa Terendam, 595 KK Terdampak, dan 36 Rumah Rusak

9 Sep 2026 - 07:12 WIB

Banjir Terjang Nias Barat: 13 Desa Terendam, 595 KK Terdampak, dan 36 Rumah Rusak

Lima Wartawan Hilang Kontak Saat Liput Erupsi Gunung Anak Krakatau, Basarnas Kerahkan Dua Kapal Pencari

9 Sep 2026 - 07:10 WIB

Lima Wartawan Hilang Kontak Saat Liput Erupsi Gunung Anak Krakatau, Basarnas Kerahkan Dua Kapal Pencari

Air Laut Sulawesi Tenggara Mendadak Surut, Sejumlah Kapal Kandas di Tengah Pelayaran

9 Sep 2026 - 07:06 WIB

Air Laut Sulawesi Tenggara Mendadak Surut, Sejumlah Kapal Kandas di Tengah Pelayaran

Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau, Bandara Soekarno-Hatta Jadi “Lautan Penumpang” Imbas Penutupan Penerbangan

9 Sep 2026 - 06:36 WIB

Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau, Bandara Soekarno-Hatta Jadi “Lautan Penumpang” Imbas Penutupan Penerbangan

PRESIDEN PRABOWO MINTA HIMBARA SIAPKAN REKENING KORAN WARGA UNTUK OPTIMALISASI BANSOS

9 Sep 2026 - 06:32 WIB

PRESIDEN PRABOWO MINTA HIMBARA SIAPKAN REKENING KORAN WARGA UNTUK OPTIMALISASI BANSOS
Trending di Fakta Utama