Menu

Otomatis
FAKTA TERKINI

Fakta Utama

Diduga Dipicu Puntung Rokok, TPA Galuga Bogor Terbakar Hingga Kerahkan Water Bombing

badge-check

Diduga Dipicu Puntung Rokok, TPA Galuga Bogor Terbakar Hingga Kerahkan Water Bombing Perbesar

KLIKFAKTA38 – BOGOR — Kebakaran hebat melanda kawasan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Galuga di Desa Galuga, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Peristiwa yang berlangsung sejak Senin (7/9/2026) sore tersebut diduga kuat dipicu oleh kelalaian membuang puntung rokok sembarangan di lahan kering sekitar lokasi.Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, kobaran api mula-mula bermula dari lahan rumput atau ladang warga di seberang kawasan pembuangan sampah.

Cuaca kering akibat musim kemarau serta tiupan angin kencang membuat api cepat membesar dan meluas hingga merambat ke tumpukan sampah TPA Galuga.Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Bogor bersama BPBD, TNI, dan Polri sempat mengalami kesulitan dalam melakukan pemadaman darat. Selain ketebalan asap dan gunungan sampah yang mengandung gas metana tinggi, terbatasnya jangkauan armada serta minimnya sumber air di lokasi menjadi kendala utama.

Guna mempercepat penanganan dan mencegah perambatan api yang semakin membahayakan pemukiman warga sekitar, Pemerintah Kabupaten Bogor bekerja sama dengan Lanud Atang Sendjaja (ATS) menerjunkan helikopter untuk operasi pengeboman air (water bombing) dari udara.

Bupati Bogor, Rudy Susmanto, mengimbau seluruh lapisan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan selama musim kering berlangsung. Pihaknya meminta warga untuk tidak membakar sampah sembarangan maupun membuang puntung rokok yang masih menyala di area rentan terbakar.

Hingga Selasa (8/9/2026), tim gabungan masih berupaya menuntaskan pemadaman dan pendinginan pada sejumlah titik api terisolasi. Operasi pemantauan terus dilakukan guna memastikan tidak ada potensi api susulan dari dalam tumpukan sampah.

 

Abduh Hanif MR

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Banjir Terjang Nias Barat: 13 Desa Terendam, 595 KK Terdampak, dan 36 Rumah Rusak

9 Sep 2026 - 07:12 WIB

Banjir Terjang Nias Barat: 13 Desa Terendam, 595 KK Terdampak, dan 36 Rumah Rusak

Lima Wartawan Hilang Kontak Saat Liput Erupsi Gunung Anak Krakatau, Basarnas Kerahkan Dua Kapal Pencari

9 Sep 2026 - 07:10 WIB

Lima Wartawan Hilang Kontak Saat Liput Erupsi Gunung Anak Krakatau, Basarnas Kerahkan Dua Kapal Pencari

Air Laut Sulawesi Tenggara Mendadak Surut, Sejumlah Kapal Kandas di Tengah Pelayaran

9 Sep 2026 - 07:06 WIB

Air Laut Sulawesi Tenggara Mendadak Surut, Sejumlah Kapal Kandas di Tengah Pelayaran

Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau, Bandara Soekarno-Hatta Jadi “Lautan Penumpang” Imbas Penutupan Penerbangan

9 Sep 2026 - 06:36 WIB

Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau, Bandara Soekarno-Hatta Jadi “Lautan Penumpang” Imbas Penutupan Penerbangan

PRESIDEN PRABOWO MINTA HIMBARA SIAPKAN REKENING KORAN WARGA UNTUK OPTIMALISASI BANSOS

9 Sep 2026 - 06:32 WIB

PRESIDEN PRABOWO MINTA HIMBARA SIAPKAN REKENING KORAN WARGA UNTUK OPTIMALISASI BANSOS
Trending di Fakta Utama