Menu

Otomatis
FAKTA TERKINI

Fakta Utama

Tes Sambung Ayat hingga Kuis Dadakan di Pembukaan MTQ VIII Korpri, Dua ASN Dapat Beasiswa S2 dan Doktor dari Prof Zudan

badge-check

Tes Sambung Ayat hingga Kuis Dadakan di Pembukaan MTQ VIII Korpri, Dua ASN Dapat Beasiswa S2 dan Doktor dari Prof Zudan Perbesar

KLIK FAKTA38, MAKASSAR – Dua aparatur sipil negara (ASN) mendapat beasiswa pendidikan setelah berhasil menjawab kuis sambung ayat yang diberikan Ketua Umum Dewan Pengurus Nasional (DPN) Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Prof Zudan Arif Fakhrullah.

Kuis tersebut diberikan secara spontan saat Zudan memberikan sambutan pada pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) VIII Korpri Sulawesi Selatan 2026 di Makassar, Senin (24/8/2026).

Dua ASN yang berhasil menjawab tantangan tersebut mendapatkan kesempatan memperoleh beasiswa pendidikan jenjang magister (S2) dan doktor di Asia e University (AeU) Malaysia.

Kedua ASN tersebut merupakan peserta MTQ Korpri yang berasal dari Papua Barat dan Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN).

Pemberian beasiswa tersebut menjadi bagian dari pesan Prof Zudan mengenai pentingnya peningkatan kapasitas ASN melalui pendidikan. Menurut dia, peningkatan kompetensi perlu berjalan beriringan dengan pembentukan karakter, integritas, serta ketakwaan.

Prof Zudan mengatakan, pendidikan merupakan salah satu bagian penting dalam membangun kualitas sumber daya manusia ASN. Karena itu, kesempatan belajar perlu terus dibuka agar ASN mampu meningkatkan kemampuan sekaligus memberikan pelayanan yang semakin baik kepada masyarakat.

Dalam sambutannya, Prof Zudan juga menegaskan bahwa MTQ Korpri tidak boleh hanya dimaknai sebagai ajang untuk mencari juara dalam berbagai cabang perlombaan.

Menurut dia, MTQ Korpri memiliki tujuan yang lebih besar, yakni memperkuat keimanan dan ketakwaan ASN serta membangun integritas dalam menjalankan tugas pelayanan publik.

“Intinya MTQ Korpri bukan hanya soal juara, tetapi bagaimana ASN lebih bertakwa, beriman, dan amanah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” kata Prof Zudan.

Ia berharap nilai-nilai Al Quran yang dipelajari dalam MTQ tidak berhenti selama kompetisi berlangsung. Nilai tersebut harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk ketika ASN menjalankan tugas pemerintahan dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Kami titip agar MTQ ini menjadi ikhtiar kita untuk membumikan nilai Al Quran di kalangan ASN,” ujar Prof Zudan yang juga menjabat sebagai Kepala BKN itu.

Menurut Prof Zudan, ASN memiliki posisi strategis karena setiap hari berhadapan langsung dengan masyarakat. Karena itu, nilai kejujuran, amanah, tanggung jawab, dan ketakwaan harus menjadi bagian dari budaya kerja birokrasi. “Intinya, MTQ adalah ruang dakwah bagi ASN,” katanya.

MTQ VIII Korpri Sulsel 2026 diikuti 1.173 peserta dan ofisial yang berasal dari berbagai daerah, kementerian, serta lembaga.

Prof Zudan mengapresiasi Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, Sekretaris Daerah, serta panitia pusat dan daerah yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut.

Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada jajaran ASN, Pemerintah Kota Makassar, dan Pemerintah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) yang turut mendukung penyelenggaraan MTQ.

Menurut Prof Zudan, banyaknya peserta dan ofisial yang datang ke Sulawesi Selatan juga memberikan dampak ekonomi bagi daerah, khususnya Kota Makassar.

“Ini merupakan berkah bagi Kota Makassar karena hotel dan UMKM laris manis,” ujarnya.

Prof Zudan juga mengungkapkan bahwa MTQ VIII Korpri Sulsel memiliki makna khusus bagi dirinya. Setelah sekitar 12 tahun memimpin Korpri, ia menyebut kegiatan tersebut sebagai MTQ wada atau MTQ perpisahan.

“Ini merupakan MTQ wada, atau MTQ perpisahan. Sejak kami memimpin Korpri, sudah enam kali kita adakan MTQ Korpri,” katanya.

Meski demikian, Zudan berharap tradisi MTQ Korpri tetap dilanjutkan oleh kepengurusan berikutnya. Ia juga ingin kompetisi tersebut terus memberikan kesempatan luas bagi ASN dari berbagai daerah untuk menunjukkan kemampuan.

Zudan mencontohkan Sumatera Barat yang telah dua kali menjadi juara umum. Menurut dia, prestasi tersebut menunjukkan bahwa MTQ Korpri bukan hanya menjadi ruang kompetisi bagi kementerian dan lembaga pemerintah pusat.

“Ini menandakan bahwa MTQ ini bukan milik kementerian dan lembaga di pusat, tetapi juga memberikan kesempatan luas kepada daerah untuk bersaing dan berkompetisi,” ujarnya.

Pemberian beasiswa secara spontan kepada dua ASN tersebut sekaligus menjadi bagian dari pesan MTQ Korpri bahwa peningkatan kualitas ASN tidak hanya dilakukan melalui kompetisi, tetapi juga melalui pendidikan dan pengembangan kapasitas.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Menemukan Kembali Kompas Moral di Tengah Kebisingan Zaman

26 Agu 2026 - 01:42 WIB

Menemukan Kembali Kompas Moral di Tengah Kebisingan Zaman

Kejari Kabupaten Tangerang Tetapkan Kepala PKBM Indonesia Negeriku Jadi Tersangka Korupsi Dana BOP Rp2,5 Miliar

26 Agu 2026 - 01:39 WIB

Kejari Kabupaten Tangerang Tetapkan Kepala PKBM Indonesia Negeriku Jadi Tersangka Korupsi Dana BOP Rp2,5 Miliar

Aksi Demonstrasi HMI di Balai Kota Bogor Sempat Memanas, Soroti Dugaan Pelanggaran Etik dan Administrasi Setda

26 Agu 2026 - 01:35 WIB

Aksi Demonstrasi HMI di Balai Kota Bogor Sempat Memanas, Soroti Dugaan Pelanggaran Etik dan Administrasi Setda

KPK Resmi Tahan Mantan Kepala Kanwil DJP Banten dan Jakarta Khusus Terkait Dugaan Gratifikasi Rp20,7 Miliar

26 Agu 2026 - 01:30 WIB

KPK Resmi Tahan Mantan Kepala Kanwil DJP Banten dan Jakarta Khusus Terkait Dugaan Gratifikasi Rp20,7 Miliar

Pemuda NW Sumut Komitmen Rutinkan Hiziban Akbar Sebagai Wadah Silaturrahmi dan Sosialisasi.

25 Agu 2026 - 14:10 WIB

Pemuda NW Sumut Komitmen Rutinkan Hiziban Akbar Sebagai Wadah Silaturrahmi dan Sosialisasi.
Trending di Fakta Utama