KLIKFAKTA38 – BANDUNG — Tim gabungan dari Polrestabes Bandung dan Polda Jawa Barat bergerak cepat membekuk terduga pelaku pembunuhan sadis terhadap seorang wanita yang jasadnya ditemukan terbungkus kardus di kawasan Babakan Ciparay, Kota Bandung. Pria berinisial SDS (31) tersebut diamankan saat berupaya melarikan diri menuju Palembang, Sumatra Selatan.
Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Dedi Supriyadi, mengonfirmasi penangkapan kilat tersebut. Pihak kepolisian berhasil meringkus pelaku hanya dalam waktu kurang dari enam jam setelah penemuan jasad korban pada Selasa (1/9/2026).
“Terduga pelaku benar melakukan pembunuhan dan telah kami amankan kurang dari enam jam saat yang bersangkutan dalam perjalanan menuju Kota Palembang,” ujar Dedi dalam keterangannya.
Kronologi dan Penemuan Jasad
Penemuan jasad korban bermula dari kecurigaan warga di Jalan Terusan Suryani, Kelurahan Babakan, Kecamatan Babakan Ciparay, Kota Bandung. Sekitar pukul 11.00 WIB, warga menemukan kardus berukuran besar yang tergeletak di depan gerbang sebuah bangunan kosong.
Sebelumnya, pelaku sempat terekam mengelabui sejumlah tetangga dan pengemudi angkutan untuk membantu mengangkut kardus seberat puluhan kilogram itu dari tempat indekosnya di kawasan Dunguscariang, Kecamatan Andir. Kepada warga yang membantunya, pelaku berdalih isi kardus tersebut adalah tumpukan pakaian dan besi.
Namun, setelah diturunkan di pinggir jalan, warga menaruh curiga karena melihat bagian tubuh (tangan) menonjol keluar dari balik celah kardus yang terikat lakban. Pelaku langsung melarikan diri dari lokasi begitu warga menyadari isi kemasan tersebut dan melapor ke pihak kepolisian.
Identitas Korban dan Motif Masih Didalami
Dari hasil identifikasi awal serta olah tempat kejadian perkara (TKP), korban diketahui berinisial SM (41), seorang perempuan asal Bandar Lampung. Jasad korban telah dievakuasi ke Rumah Sakit Sartika Asih Bandung untuk menjalani proses autopsi guna memastikan penyebab pasti kematiannya.
Hingga saat ini, penyidik Satreskrim Polrestabes Bandung masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap tersangka SDS guna mendalami motif di balik aksi pembunuhan serta hubungan antara pelaku dan korban.
Abduh Hanif MR



















