KLIKFAKTA38 – JAKARTA — Jagat media sosial dihebohkan oleh rekaman video yang memperlihatkan perdebatan sengit antara pengamat politik Rocky Gerung dengan perwakilan Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB). Adu argumen tersebut terjadi di belakang panggung seusai menghadiri sebuah acara talk show televisi pada Rabu (2/9/2026) malam.
Dalam rekaman yang beredar, perdebatan dipicu oleh perbedaan pandangan yang tajam mengenai wacana penerapan hukuman mati bagi para pelaku tindak pidana korupsi di Indonesia.
Perwakilan AMPB mendesak agar hukuman mati segera diterapkan secara tegas kepada para koruptor. Mereka menilai tindakan korupsi merupakan kejahatan luar biasa (extraordinary crime) yang telah menyengsarakan masyarakat luas, sehingga pelakunya layak mendapatkan hukuman paling maksimal.
Menanggapi desakan tersebut, Rocky Gerung secara tegas menyatakan penolakannya terhadap hukuman mati. Rocky berargumen bahwa sistem hukum pidana selalu memiliki celah kesalahan manusia (human error). Menurutnya, jika terjadi salah vonis atau salah eksekusi dalam hukuman mati, dampaknya tidak akan pernah bisa diperbaiki atau dipulihkan.
Rocky juga menyoroti risiko penyalahgunaan aturan hukum jika pasal hukuman mati dilegalkan secara luas. Ia menilai, alih-alih memberikan efek jera, instrumen tersebut justru rawan digunakan sebagai alat politik untuk membungkam pihak-pihak tertentu.
Ketegangan sempat memuncak saat kedua belah pihak saling mempertahankan argumentasi mereka di hadapan sejumlah tokoh dan anggota DPR yang juga baru saja menyelesaikan acara penyiaran.
Meski berlangsung dengan tensi tinggi, perdebatan tersebut akhirnya mereda tanpa adanya konflik fisik. Video adu mulut ini pun kini menjadi perbincangan hangat dan menuai beragam reaksi dari warganet.
Yuyun Iriyanti



















