Menu

Otomatis
FAKTA TERKINI

Fakta Utama

Ahok Minta Presiden dan Jajaran BUMN Diperiksa Saat Bersaksi di Sidang Korupsi Minyak Mentah

badge-check

Ahok Minta Presiden dan Jajaran BUMN Diperiksa Saat Bersaksi di Sidang Korupsi Minyak Mentah Perbesar

KLIKFAKTA38 – Jakarta — Mantan Komisaris Utama PT Pertamina (Persero), Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, menyita perhatian publik saat memberikan kesaksian dalam sidang kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang. Dalam persidangan tersebut, Ahok secara terbuka meminta agar Presiden serta jajaran pimpinan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ikut diperiksa guna mengungkap perkara secara menyeluruh.

Ahok menyampaikan bahwa praktik pengambilan keputusan di tubuh BUMN strategis, khususnya sektor energi, tidak berdiri sendiri. Menurutnya, kebijakan penting terkait impor dan pengelolaan minyak mentah melibatkan banyak pihak lintas level, termasuk kementerian dan pemangku kebijakan tertinggi negara.

Baca juga: Banjir Meluas di Bekasi, Air Tembus 1,5 Meter

“Kalau mau dibuka secara terang-benderang, jangan hanya berhenti di level bawah. Semua yang terlibat dalam pengambilan keputusan harus diperiksa, termasuk pimpinan tertinggi,” ujar Ahok di hadapan majelis hakim, sebagaimana terekam dalam persidangan Selasa [27/1].

Ia menegaskan, kesaksiannya bukan bertujuan menyerang individu tertentu, melainkan mendorong penegakan hukum yang adil dan transparan. Ahok juga menyebut bahwa selama menjabat sebagai Komisaris Utama Pertamina, dirinya kerap menemukan ketidaksesuaian antara laporan di atas kertas dengan praktik di lapangan.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) mencatat pernyataan Ahok sebagai bagian dari keterangan saksi, namun menegaskan bahwa proses hukum tetap berjalan sesuai alat bukti dan kewenangan penyidik. Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari pihak Istana maupun Kementerian BUMN terkait permintaan Ahok tersebut.

Pengamat hukum menilai pernyataan Ahok berpotensi membuka babak baru dalam penanganan kasus korupsi sektor energi. Namun, mereka mengingatkan bahwa pemeriksaan terhadap pejabat tinggi negara harus tetap mengacu pada mekanisme hukum dan konstitusi yang berlaku.

Sidang kasus dugaan korupsi minyak mentah ini masih terus bergulir dan menjadi sorotan publik, mengingat besarnya dampak kerugian negara serta posisi strategis sektor energi bagi perekonomian nasion

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Kronologi KMP Putri Yasmin Terbakar Rute Bali–Lombok: 131 Penumpang Dievakuasi, 1 Orang Meninggal Dunia

13 Agu 2026 - 03:57 WIB

Kronologi KMP Putri Yasmin Terbakar Rute Bali–Lombok: 131 Penumpang Dievakuasi, 1 Orang Meninggal Dunia

Viral Konten Tantangan Hafalan Surah Ad-Dhuha Berhadiah Miras, Massa Ormas Datangi Rumah MC Revnaldo Ega

13 Agu 2026 - 03:24 WIB

Viral Konten Tantangan Hafalan Surah Ad-Dhuha Berhadiah Miras, Massa Ormas Datangi Rumah MC Revnaldo Ega

Tiga Terdakwa Kasus Korupsi Klaim Fiktif BPJS Ketenagakerjaan Segera Jalani Persidangan

13 Agu 2026 - 03:21 WIB

Tiga Terdakwa Kasus Korupsi Klaim Fiktif BPJS Ketenagakerjaan Segera Jalani Persidangan

Aturan Baru Bawa Emas dari Luar Negeri: Melebihi USD 500 Dikenakan Bea Masuk dan PPN

13 Agu 2026 - 03:18 WIB

Aturan Baru Bawa Emas dari Luar Negeri: Melebihi USD 500 Dikenakan Bea Masuk dan PPN

Polisi Tangkap R dan E Terkait Aksi Tantangan Melafalkan Surah Ad-Duha Berhadiah Miras di The Sound Project Ancol

13 Agu 2026 - 03:16 WIB

Polisi Tangkap R dan E Terkait Aksi Tantangan Melafalkan Surah Ad-Duha Berhadiah Miras di The Sound Project Ancol
Trending di Fakta Utama