Menu ✖

Otomatis
FAKTA TERKINI

Fakta Utama

MGMP PAI Hadir di Talonang, Kasek Gori: Selama 17 Tahun Baru Kali Ini Terlaksana

badge-check

MGMP PAI Hadir di Talonang, Kasek Gori: Selama 17 Tahun Baru Kali Ini Terlaksana Perbesar

Klik Fakta, Sumbawa Barat – Upaya memperkuat kompetensi dan profesionalitas guru Pendidikan Agama Islam (PAI) terus dilakukan melalui forum Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) PAI tingkat SMP. Salah satu agenda tersebut menjadi istimewa karena untuk pertama kalinya kegiatan MGMP PAI SMP dilaksanakan di wilayah Talonang.

Kegiatan yang berlangsung di ruang kelas SMP Negeri 3 Sekongkang, Rabu, 23 September 2026, tersebut mengangkat tema “Pemanfaatan Teknologi AI dalam Pembuatan Administrasi Pembelajaran PAI.”

Forum ini tidak hanya menjadi wadah bagi para guru untuk meningkatkan kemampuan dalam menyusun administrasi pembelajaran, tetapi juga menjadi ruang berbagi pengalaman dan gagasan dalam menghadapi perkembangan teknologi di dunia pendidikan.

Sebanyak 63 peserta mengikuti kegiatan tersebut. Peserta berasal dari unsur Kepala SMPN 3 Sekongkang, KASI PAKIS, Koordinator Pengawas, Pengawas PAI, Pengawas SD, serta para guru PAI tingkat SMP.

Pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) menjadi salah satu fokus utama pembahasan. Para guru diperkenalkan pada berbagai peluang pemanfaatan AI secara tepat dan bertanggung jawab, terutama untuk membantu pekerjaan administrasi pembelajaran agar lebih praktis, terstruktur, dan efisien.

Momen Istimewa Setelah 17 Tahun

Bagi Kepala SMPN 3 Sekongkang, Gori Hendra Cahyadi, S.Pd., pelaksanaan MGMP PAI di Talonang memiliki makna tersendiri. Ia menyampaikan rasa syukur karena sekolah yang dipimpinnya dipercaya menjadi lokasi pelaksanaan kegiatan tersebut.

Gori mengungkapkan bahwa selama kurang lebih 17 tahun dirinya berada di wilayah Talonang, baru kali ini kegiatan MGMP PAI tingkat SMP dapat dilaksanakan di daerah tersebut.

Menurutnya, kehadiran MGMP PAI di Talonang bukan hanya menjadi kegiatan organisasi profesi guru, tetapi juga sebuah momen yang telah lama dinantikan.

“Selama 17 tahun, baru kali ini kegiatan MGMP PAI SMP dilaksanakan di Talonang. Kami tentu merasa bersyukur dan bangga. Apa yang selama ini menjadi harapan dan doa akhirnya bisa terwujud,” ujarnya.

Ia menilai pelaksanaan kegiatan tersebut memberikan kesempatan berharga bagi guru-guru PAI di wilayah Talonang untuk memperoleh pengetahuan dan pengalaman baru. Selain itu, kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat hubungan dan komunikasi antarguru.

KASI PAKIS Tegaskan Dukungan

Kehadiran KASI PAKIS H. Abdul Azis, S.Ag., turut memberikan semangat tersendiri bagi para peserta. Dalam kesempatan tersebut, ia menyatakan dukungannya terhadap berbagai kegiatan guru yang memiliki tujuan meningkatkan kualitas pendidikan, khususnya pembelajaran Pendidikan Agama Islam.

H. Abdul Azis mengapresiasi terlaksananya kegiatan MGMP PAI di Talonang. Terlebih, kegiatan tersebut menjadi pelaksanaan perdana di wilayah tersebut.

“Kami memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan ini. Apalagi pelaksanaannya baru pertama kali dilakukan di Talonang. Mudah-mudahan kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan dan memberikan manfaat bagi para guru,” katanya.

Selain memberikan motivasi, H. Abdul Azis juga mengingatkan para guru agar tidak mengabaikan kelengkapan administrasi, termasuk absensi untuk bulan September.

Ia meminta seluruh guru segera memastikan administrasi tersebut telah diselesaikan pada awal Oktober sehingga proses pencairan hak guru dapat berjalan sebagaimana yang diharapkan.

Dukungan Pemerintah Daerah

Perhatian terhadap kegiatan peningkatan kompetensi guru juga ditunjukkan Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa Barat melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.

Sebagai bentuk dukungan terhadap pelaksanaan MGMP PAI tersebut, Kepala Dinas Dikbud KSB Agus, S.Pd., M.M., memberikan bantuan sebesar Rp1.500.000.

Bantuan tersebut menjadi salah satu bentuk dukungan terhadap kegiatan guru yang diarahkan untuk meningkatkan kapasitas pendidik sekaligus mendorong peningkatan mutu pembelajaran di Kabupaten Sumbawa Barat.

MGMP Dilaksanakan Secara Bergiliran

Sementara itu, Pengawas PAI SMP Dra. Hj. Nurkhairoyah menjelaskan bahwa pelaksanaan MGMP PAI dilakukan secara bergilir di sejumlah wilayah.

Menurutnya, pelaksanaan dengan sistem berpindah tempat merupakan bagian dari upaya pemerataan kegiatan. Dengan pola tersebut, guru-guru dari berbagai wilayah memiliki kesempatan yang sama untuk mengikuti maupun menjadi tuan rumah kegiatan MGMP.

“Kegiatan MGMP dilaksanakan secara keliling di berbagai tempat sebagai bagian dari pemerataan. Kita juga dapat melihat dan merasakan secara langsung bagaimana perjuangan para mujahid pendidikan, terutama guru-guru PAI di setiap wilayah,” tuturnya.

Menurutnya, kegiatan yang dilaksanakan di berbagai lokasi juga memberikan pengalaman berbeda bagi para peserta. Tidak hanya memperoleh materi, guru juga dapat memperluas jaringan silaturahmi dan memperkuat kolaborasi sesama pendidik PAI.

AI Sebagai Alat Bantu Guru

Pemilihan tema pemanfaatan AI dalam administrasi pembelajaran dinilai sejalan dengan tuntutan perkembangan pendidikan saat ini. Kehadiran teknologi memberikan peluang bagi guru untuk menyelesaikan sejumlah pekerjaan administratif dengan lebih efektif.

Namun, pemanfaatan AI tetap ditempatkan sebagai alat bantu, bukan sebagai pengganti peran guru. Teknologi dapat membantu guru dalam pekerjaan tertentu, sementara peran utama guru dalam mendidik, membimbing, membangun karakter, dan menanamkan nilai-nilai keagamaan tetap menjadi bagian yang tidak tergantikan.

Melalui kegiatan MGMP tersebut, para guru PAI diharapkan semakin terbuka terhadap perkembangan teknologi sekaligus mampu menggunakannya secara bijak untuk mendukung tugas profesional mereka.

Pelaksanaan MGMP PAI SMP di SMPN 3 Sekongkang pun meninggalkan catatan penting bagi Talonang. Selain menjadi wadah peningkatan kompetensi guru, kegiatan ini menjadi momentum memperkuat kebersamaan, memperluas kolaborasi, serta membuka ruang pemerataan pengembangan profesional guru PAI di Kabupaten Sumbawa Barat.

Bagi Talonang, kegiatan pada 23 September 2026 tersebut menjadi momen bersejarah karena untuk pertama kalinya forum MGMP PAI SMP hadir dan melaksanakan kegiatan di wilayah tersebut setelah penantian selama bertahun-tahun.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Kembalinya Sang Ratu Divas: Celine Dion Pukau Dunia Usai Perjuangan Melawan Penyakit Langka

25 Sep 2026 - 02:44 WIB

Kembalinya Sang Ratu Divas: Celine Dion Pukau Dunia Usai Perjuangan Melawan Penyakit Langka

Drama Comeback Gemilang: Bulu Tangkis Sumbang Medali Emas Pertama Indonesia di Asian Games 2026

25 Sep 2026 - 02:41 WIB

Drama Comeback Gemilang: Bulu Tangkis Sumbang Medali Emas Pertama Indonesia di Asian Games 2026

Kabel di Pedestrian SSA Seberang Balai Kota Bogor Memercikkan Api, Penanganan Selesai Selasa Sore

25 Sep 2026 - 02:37 WIB

Kabel di Pedestrian SSA Seberang Balai Kota Bogor Memercikkan Api, Penanganan Selesai Selasa Sore

Ribuan Buruh Padati Jalan MH Thamrin Siang Ini, Arus Lalu Lintas Sempat Tersendat

25 Sep 2026 - 02:34 WIB

Ribuan Buruh Padati Jalan MH Thamrin Siang Ini, Arus Lalu Lintas Sempat Tersendat

CV Permata Jennita Luruskan Pemberitaan Soal Proyek Irigasi Afia, Tegaskan Pekerjaan Sesuai Spesifikasi

24 Sep 2026 - 20:50 WIB

CV Permata Jennita Luruskan Pemberitaan Soal Proyek Irigasi Afia, Tegaskan Pekerjaan Sesuai Spesifikasi
Trending di Fakta Utama