Kisah Kejujuran di Bandara Soekarno-Hatta : Halimah, Cleaning Service Bandara Soetta, Kembalikan Dompet Berisi Cek Rp35,9 Miliar

banner 120x600

KLIKFAKTA38 – Jakarta Tangerang – Pada 29 Oktober 2021, seorang petugas cleaning service di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, menemukan sebuah dompet yang tertinggal di ruang tunggu Terminal 2E. Petugas itu bernama Halimah, yang saat itu sedang menjalankan tugas rutinnya membersihkan area terminal.

Dompet berwarna coklat yang terlihat biasa saja itu ternyata tidak sekadar berisi barang pribadi biasa. Ketika dicek bersama petugas keamanan, ditemukan cek dengan nilai total sebesar sekitar Rp35,9 miliar, sejumlah buku tabungan dari berbagai bank, paspor, dan beberapa item kecil lainnya yang merupakan milik seorang penumpang yang baru saja meninggalkan area bandara.

Respons Halimah dan Tindakan Selanjutnya

Alih-alih mengambil atau menyembunyikan temuan tersebut, Halimah langsung melaporkannya kepada petugas Aviation Security (Avsec) tanpa berusaha menahan atau memanfaatkan isi dompet itu untuk dirinya sendiri. Kejujuran tersebut menjadi contoh konkret sikap profesional dan integritas di lingkungan kerja yang menuntut tanggung jawab tinggi.

Direktur Utama PT Angkasa Pura II (Persero), perusahaan pengelola Bandara Soetta, menyatakan penghargaan tinggi terhadap tindakan Halimah dan menilai peristiwa ini sebagai wujud nyata penerapan nilai-nilai utama AKHLAK (Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif) dalam kehidupan profesional sehari-hari.

Baca Juga: Pria Penendang Kucing di Blora Diperiksa Polisi, Advokat Sekaligus Mantan ASN yang Kini Terancam 1,5 Tahun Penjara

Baca juga: Siswa SD Indonesia Raih World Star Champion di Olimpiade Matematika Internasional Thailand

Pengembalian ke Pemilik dan Dampaknya

Beberapa hari kemudian, dompet dan cek senilai Rp35,9 miliar tersebut berhasil dikembalikan kepada pemiliknya, yakni seorang pengusaha dari Jambi bernama Sunardi. Proses pengembalian dilakukan bersama pihak bandara dan petugas berwenang di Bandara Sultan Thaha II, Jambi, pada 1 November 2021.

Selain pujian publik, tindakan Halimah juga berdampak positif bagi kariernya: ia dipromosikan dari posisi team leader menjadi supervisor di PT Angkasa Pura Solusi, anak perusahaan pengelola layanan kebersihan di bandara.

Selain itu, sang pemilik pun menyampaikan keinginannya untuk bertemu langsung dengan Halimah sebagai bentuk penghargaan atas tindakan jujur yang telah dilakukannya.

Makna Kisah Ini

Kisah ini menjadi contoh teladan tentang kejujuran, tanggung jawab profesional, dan integritas di lingkungan kerja yang kadang dihadapkan pada peluang yang bisa menggoda. Tindakan Halimah tidak hanya membawa kembali benda berharga kepada pemiliknya, tetapi juga membuktikan bahwa kejujuran tetap menjadi nilai penting dalam kehidupan profesional maupun sosial

Penulis: Yuyun IriyantiEditor: Hengki Revandi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *