Menu

Otomatis
FAKTA TERKINI

Fakta Utama

TIM SAR GABUNGAN KERAHKAN DRONE TERMAL CARI 5 WARTAWAN HILANG DI ANAK KRAKATAU

badge-check

TIM SAR GABUNGAN KERAHKAN DRONE TERMAL CARI 5 WARTAWAN HILANG DI ANAK KRAKATAU Perbesar

KLIKFAKTA38 – LAMPUNG SELATAN — Tim Search and Rescue (SAR) Gabungan melancarkan operasi pencarian intensif terhadap lima jurnalis yang dilaporkan hilang kontak sejak Rabu, 9 September 2026, saat melakukan peliputan aktivitas vulkanik di kawasan Gunung Anak Krakatau, Selat Sunda.

Pencarian yang memasuki hari kedua pada Kamis, 10 September 2026, ini memfokuskan operasi pada penyisiran udara dengan mengoperasikan unit drone berteknologi canggih yang dilengkapi pemindai suhu tubuh (thermal camera). Penggunaan sensor termal diharapkan mampu mendeteksi keberadaan para korban di tengah vegetasi rapat serta kepulan asap tipis di sekitar pinggiran pulau.

Detail Kejadian dan Identitas Operasi

Rombongan jurnalis yang terdiri dari tiga awak media televisi nasional dan dua jurnalis media daring tersebut menyewa kapal motor nelayan lokal untuk mendekati kawasan Gunung Anak Krakatau pada Rabu sore. Kontak terakhir tercatat ketika salah satu wartawan mengirimkan laporan situasi gelombang tinggi dan cuaca buruk yang mendadak melanda perairan Selat Sunda.

Tanggal Kejadian: Rabu, 9 September 2026

Waktu Hilang Kontak: Rabu, 9 September 2026, pukul 17.30 WIB

Titik Koordinat Terakhir: Sekitar 2 mil laut di sebelah barat daya Gunung Anak Krakatau

Armada Terlibat: 1 Kapal KN SAR Basarnas, 2 Rigid Inflatable Boat (RIB), dan 2 unit Drone Thermal

Kendala Lapangan

Kepala Kantor SAR mengonfirmasi bahwa kendala utama di lokasi adalah perubahan cuaca yang ekstrem, gelombang tinggi mencapai 2,5 meter, serta tingginya konsentrasi abu vulkanik tipis yang membatasi jarak pandang visual tim di lapangan.

“Penggunaan drone termal menjadi keunggulan mendesak dalam operasi ini. Sensor panasnya dapat menembus kepekatan kabut maupun rimbunnya semak-semak jika para korban berhasil menyelamatkan diri ke daratan pulau terdekat,” ujar Komandan Tim Operasi SAR di Pelabuhan Canti, Lampung Selatan, Kamis (10/9/2026).

Hingga Kamis siang, Tim SAR Gabungan yang terdiri dari personel Basarnas, Polairud, TNI AL, dan relawan lokal masih terus menyisir pulau-pulau kecil di sekitar Kompleks Krakatau, termasuk Pulau Sertung dan Pulau Panjang, guna mengantisipasi kemungkinan kapal korban terdampar.

 

Abduh Hanif MR

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Tepis Isu Miring Kayu Ilegal, Helpin Zebua Tegaskan Muatan Sengon Memiliki Dokumen APL Sah dan Siapkan Somasi Terhadap Media

10 Sep 2026 - 15:28 WIB

Tepis Isu Miring Kayu Ilegal, Helpin Zebua Tegaskan Muatan Sengon Memiliki Dokumen APL Sah dan Siapkan Somasi Terhadap Media

Kakankemenag KSB Sambut Hangat Guru PAI dan Guru Agama Hindu dalam Rakor dan Silaturahmi, Ini Pesannya!

10 Sep 2026 - 14:19 WIB

Kakankemenag KSB Sambut Hangat Guru PAI dan Guru Agama Hindu dalam Rakor dan Silaturahmi, Ini Pesannya!

Harumkan Nama Bangsa, 21 Pelajar Indonesia Sabet Medali Emas di ASEAN Music Games Malaysia 2026

10 Sep 2026 - 08:42 WIB

Harumkan Nama Bangsa, 21 Pelajar Indonesia Sabet Medali Emas di ASEAN Music Games Malaysia 2026

POLISI TANGKAP AFA, ADMIN MEDSOS PENGUNGGAH KONTEN DEMO

10 Sep 2026 - 08:29 WIB

POLISI TANGKAP AFA, ADMIN MEDSOS PENGUNGGAH KONTEN DEMO

Dua Petani di Jambi Jadi Tersangka Bakar Lahan di Area Konsesi Perusahaan

10 Sep 2026 - 08:26 WIB

Dua Petani di Jambi Jadi Tersangka Bakar Lahan di Area Konsesi Perusahaan
Trending di Fakta Utama