KLIKFAKTA38 – JAKARTA, 15 Maret 2026 – Pakar hukum sekaligus tokoh nasional, Yusril Ihza Mahendra, angkat bicara terkait kasus penyiraman air keras yang menimpa salah satu anggota Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS). Yusril menegaskan bahwa penegakan hukum tidak boleh berhenti hanya pada eksekutor di lapangan, melainkan harus menyentuh otak di balik aksi keji tersebut.
”Kita mengapresiasi kerja cepat kepolisian dalam mengamankan pelaku penyiraman. Namun, melihat pola serangannya, sulit dipercaya ini adalah aksi spontan. Polisi harus berani mengejar siapa yang memberi perintah,” ujar Yusril saat ditemui di kawasan Jakarta Selatan.














