‎Dramatis! “Cah Bantul” Aldi Satya Mahendra Ukir Sejarah di WorldSSP 600 Australia

KLIKFAKTA38 – ‎PHILLIP ISLAND – Lagu Indonesia Raya nyaris berkumandang di Negeri Kanguru saat pembalap muda fenomenal asal Bantul, Aldi Satya Mahendra, mencetak sejarah baru dalam dunia balap motor internasional. Pemuda kelahiran 27 Juni 2006 ini berhasil meraih podium kedua pada Race 2 seri pembuka Kejuaraan Dunia World Supersport (WorldSSP) 600 di Sirkuit Phillip Island, Australia, Minggu [22/2/2026].

‎Pencapaian ini tergolong heroik dan di luar nalar. Aldi, yang membela tim AS Racing Team, harus memulai balapan dari posisi buncit, yakni urutan ke-28, akibat kendala teknis pada sesi kualifikasi. Namun, keterbatasan itu justru menjadi panggung bagi “Mental Juara” sang pembalap Yogyakarta.

banner 325x300

‎Aksi Nekat di Tengah Gerimis

‎Kondisi lintasan yang diguyur gerimis tipis memaksa para pembalap mengambil keputusan sulit. Di saat sebagian besar pembalap papan atas memilih bermain aman dengan ban hujan, Aldi dan timnya mengambil risiko besar dengan tetap menggunakan ban slick (ban untuk lintasan kering).

‎Keputusan berani ini membuahkan hasil manis:

‎Lap 1: Aldi melakukan start kilat dan langsung merangsek ke posisi 10 besar.

‎Lap 2: Secara mengejutkan, Aldi mengambil alih pimpinan balapan setelah melewati Can Oncu.

‎Lap Terakhir: Aldi terlibat duel sengit dengan rekan setimnya, Albert Arenas, dan akhirnya menyentuh garis finis di posisi kedua.

Baca juga: ‎Investigasi: Administrasi Ketat di Loket Samsat, “Jalur Belakang” Masih Melenggang

‎Sejarah Baru bagi Indonesia

‎Dengan hasil ini, Aldi Satya Mahendra resmi tercatat sebagai pembalap Indonesia pertama dalam sejarah yang berhasil naik podium di kelas World Supersport 600. Kelas ini merupakan kasta kedua dalam hierarki balap motor dunia berbasis motor produksi massal (WorldSBK), yang menggunakan mesin berkapasitas 600 cc hingga 900 cc (bergantung pada konfigurasi silinder).

‎”Saya sangat senang. Memulai dari posisi ke-28 tidaklah mudah, tapi saya percaya pada strategi tim. Podium ini untuk keluarga saya di Bantul dan seluruh rakyat Indonesia. Saya tidak akan berhenti di sini,” ujar Aldi dalam sesi wawancara usai balapan.

‎Sebelum naik kelas ke 600 cc, putra dari pasangan mantan pembalap Dicky Hestu dan Desy Prasanti ini telah lebih dulu mengharumkan nama bangsa dengan menjadi Juara Dunia WorldSSP 300 pada musim 2024.

 

 

 

Penulis: Yuyun IriyantiEditor: Hengki Revandi