DRAMATIS: Demo Mahasiswa di Depan Gedung Parlemen Memanas, Massa Nekat Terobos Blokade Polisi

KLIKFAKTA38 – JAKARTA, 12 Juni 2026 — Aksi unjuk rasa yang digelar oleh aliansi mahasiswa dari berbagai universitas di depan Gedung DPR/MPR RI hari ini berlangsung dramatis dan berujung ricuh. Situasi yang semula kondusif mendadak memanas saat massa aksi mulai merangsek maju dan mencoba menerobos barikade ketat yang dijaga oleh aparat Kepolisian Republik Indonesia (Polri).

Berdasarkan pantauan langsung di lapangan, ketegangan mulai meningkat sejak pukul 15.30 WIB. Massa mahasiswa yang mengenakan almamater berbagai warna tampak merapatkan barisan, saling bergandengan tangan, lalu secara serentak mendorong pembatas besi (water barrier) yang dipasang oleh petugas.

banner 325x300

Berikut adalah kronologi detik-detik memanasnya situasi di lapangan:

Detik-Detik Kericuhan di Lapangan

Pukul 15.00 WIB: Orator di atas mobil komando terus membakar semangat massa, menuntut perwakilan anggota dewan untuk menemui mereka di jalanan.

Pukul 15.30 WIB: Akibat tidak kunjung ada respons, massa mulai bergerak mendekati gerbang utama. Saling dorong antara mahasiswa dan personil Sabhara tidak terhindarkan.

Pukul 15.45 WIB: Kawat berduri yang dipasang petugas berhasil dirusak oleh massa menggunakan alat seadanya. Mahasiswa mencoba menjebol barikade manusia yang dibentuk oleh aparat Kepolisian.

Pukul 16.00 WIB: Petugas terpaksa melepaskan tembakan water cannon untuk memecah konsentrasi massa yang kian beringas mencoba merangsek masuk ke dalam kompleks parlemen.

Baca juga: Bos Vendor Motor Listrik MBG Ditetapkan Tersangka, Kejagung Dalami Dugaan Mark Up Rp1 Triliun

Respons Aparat dan Kondisi Terkini

Aparat kepolisian yang dilengkapi dengan tameng dan tongkat pemukul tampak bertahan kokoh menjaga lini pertahanan. Kapolres Metro Jakarta Pusat yang berada di lokasi melalui pengeras suara berkali-kali mengimbau mahasiswa untuk tetap tenang dan menjaga kedamaian.

“Teman-teman mahasiswa, tolong tahan diri. Sampaikan aspirasi dengan tertib, jangan lakukan tindakan anarkis yang merugikan kita semua,” ujar Kapolres di tengah riuhnya suasana.

Hingga berita ini diturunkan, situasi di lokasi masih terpantau tegang namun relatif terkendali. Arus lalu lintas di sekitar jalur protokol mengalami lumpuh total, dan pengendara diimbau untuk mencari rute alternatif. Belum ada laporan resmi mengenai korban luka maupun jumlah massa yang diamankan oleh pihak berwajib.

 

 

Penulis: Abduh Hanif MREditor: Hengki Revandi