Nyanyian Sony Sonjaya dari Balik Jeruji: Seret Nama Baru Kasus MBG dan Kirim Surat Misterius untuk Nanik

KLIKFAKTA38 – JAKARTA — Babak baru skandal korupsi Mega Proyek Multi-Backbone Gate (MBG) kembali memanas. Mantan Direktur Utama PT Tekno Prima, Sony Sonjaya, yang saat ini berstatus terpidana dan mendekam di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Sukamiskin, mulai “berkicau” dan membongkar deretan nama besar yang diduga ikut menikmati aliran dana haram tersebut.

Tidak hanya bernyanyi soal aktor intelektual, Sony juga kedapatan mengirimkan selembar surat misterius dari dalam sel yang ditujukan kepada seorang pengusaha papan atas, Nanik Setyowati.

banner 325x300

‘Kotak Pandora’ yang Mulai Terbuka

Menurut informasi yang dihimpun dari sumber internal penegak hukum, Sony Sonjaya telah menyerahkan dokumen tambahan kepada penyidik Kejaksaan Agung melalui kuasa hukumnya pada Kamis [11/6]. Dokumen tersebut berisi daftar nama, peran, serta nominal fee yang diterima oleh sejumlah pejabat kementerian dan anggota legislatif aktif.

Kuasa hukum Sony, Robert Siregar, S.H., membenarkan bahwa kliennya kini memilih untuk bersikap kooperatif sebagai justice collaborator.

“Klien kami tidak ingin menjadi tumbal sendirian dalam kasus MBG ini. Selama ini ada kesan bahwa Sony adalah pelaku tunggal, padahal proyek ini melibatkan gurita sistemik. Nama-nama siapa saja yang terlibat sudah kami serahkan secara resmi ke penyidik,” ujar Robert saat ditemui di depan gerbang Lapas.

Meski enggan merinci inisial nama-nama baru tersebut, Robert memastikan bahwa figur-figur yang disebut memiliki pengaruh kuat dalam penentuan pemenang tender proyek MBG senilai Rp 4,2 Triliun pada tahun lalu.

Surat Misterius untuk Nanik: “Terima Kasih Hadiah Indahnya”

Di tengah ramainya nyanyian Sony soal aliran dana, sebuah fakta baru mengejutkan publik. Sebuah surat tulisan tangan yang ditandatangani langsung oleh Sony Sanjaya bocor ke kalangan media. Surat pendek tersebut ditujukan kepada Nanik, salah satu saksi kunci yang hingga kini statusnya masih sebagai saksi dalam pusaran kasus yang sama.

Isi surat tersebut sangat singkat namun sarat akan teka-teki:

Kepada: Nanik

Di tempat.

Terima kasih atas hadiah indahnya. Semuanya terasa sangat pas di waktu yang tepat. Semoga keadilan menemukan jalannya sendiri.

Sony Sonjaya

Lapas Klas I, 2026

Reaksi Pengamat Hukum dan Netizen

Kalimat “terima kasih hadiah indahnya” memicu spekulasi liar di masyarakat. Sebagian pihak menduga kata “hadiah” merupakan sindiran sarkas terkait pembagian komitmen yang tidak merata, atau justru sebuah kode ancaman halus bahwa Sony siap menyeret Nanik ke dalam sel yang sama.

Baca juga : TERJALIN OTT, BUPATI MUARA ENIM EDISON RESMI JADI TERSANGKA SUAP DAN GRATIFIKASI

Tabel berikut menunjukkan peta keterlibatan yang sejauh ini terungkap di persidangan sebelum Sony mulai “berkicau”:

Pihak Terlibat Peran Lama (Versi Dakwaan)Status Hukum Saat Ini

Sony Sanjaya Pelaksana Proyek / Pengatur Aliran DanaTerpidana (7 Tahun Penjara)

Nanik Setyowati Penyedia Vendor Komponen UtamaSaksi Kunci (Dicekal ke Luar Negeri)

Konsorsium MBGPengarah Kebijakan Teknis Dalam penyidikan baru.

Sementara itu, pihak Kejaksaan Agung menegaskan akan segera memanggil kembali Nanik untuk mengonfirmasi perihal surat tersebut dan mendalami nyanyian terbaru dari Sony Sonjaya.

“Semua informasi dari dalam Lapas akan kami validasi. Jika bukti-bukti yang diserahkan SS (Sony Sonjaya) valid, tidak menutup kemungkinan akan ada penetapan tersangka baru dalam minggu ini,” tegas Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung dalam konferensi pers daring pagi ini.

Kasus MBG diprediksi akan terus bergulir panas dan berpotensi mengguncang stabilitas beberapa instansi terkait seiring dengan keberanian Sony membuka “kotak pandora” dari balik jeruji besi.

 

 

 

 

 

 

 

Penulis: Yuyun IriyantiEditor: Hengki Revandi