KLIKFAKTA38 – BEIJING — Hujan ekstrem yang memicu banjir bandang dan tanah longsor melanda wilayah China bagian timur. Bencana yang terjadi di Kabupaten Changxing, Kota Huzhou, Provinsi Zhejiang, yang terjadi sekitar pertengahan Agustus 2026, dengan laporan dan video pembaruan situasi resmi dirilis pada 16 Agustus 2026 mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan tiga warga lainnya dilaporkan hilang.
Berdasarkan laporan kantor berita resmi China, Xinhua, musibah ini terjadi pada Jumat (14/8) sekitar pukul 06.30 waktu setempat. Curah hujan berintensitas tinggi yang turun secara mendadak memicu luapan air bah dari area perbukitan hingga menghantam kawasan permukiman. Derasnya material lumpur dan banjir bandang tersebut menyebabkan satu unit rumah warga roboh seketika.
Hasil penyelidikan awal otoritas setempat mengonfirmasi bahwa tanah longsor dipicu langsung oleh terjangan banjir bandang (flash flood) usai badai hujan ekstrem mengguyur wilayah tersebut. Genangan air bercampur lumpur tebal merendam jalan-jalan utama dan memutus akses di sejumlah desa di Changxing.
Guna merespons tanggap darurat, pemerintah setempat telah mengerahkan lebih dari 80 personel pemadam kebakaran, tim ahli penyelamat tingkat provinsi, serta alat-alat berat ke lokasi kejadian. Tim gabungan terus menyisir puing-puing bangunan dan aliran lumpur untuk mencari keberadaan tiga korban yang masih hilang.
Kementerian Manajemen Darurat China mengimbau warga di sepanjang pesisir timur dan selatan untuk tetap waspada. Badan meteorologi setempat memprediksi cuaca ekstrem dan potensi banjir susulan masih tinggi dalam beberapa hari ke depan seiring meluasnya dampak siklon dan kelembapan udara tinggi di kawasan tersebut.
Yuyun Iriyanti
















