KLIKFAKTA38 – JAYAPURA — Kontak tembak sengit pecah antara aparat keamanan gabungan Satgas Operasi Damai Cartenz (ODC) bersama Polres Yahukimo dan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di kawasan Kantor KPU Lama, Jalan Miyaro, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, pada Selasa (1/9/2026). Insiden tersebut mengakibatkan empat anggota KKB yang diduga merupakan pasukan Batalyon Eden Sawi Kodap XVI Yahukimo tewas di tempat.
Kepala Satgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol Yusuf Sutejo, menjelaskan bahwa peristiwa bermula ketika tim gabungan mendatangi lokasi yang diidentifikasi sebagai rumah singgah KKB pimpinan Wadanyon Habis Nare untuk melakukan penangkapan. Namun, saat personel tiba di lokasi sekitar pukul 16.35 WIT, mereka langsung disambut rentetan tembakan dari arah dalam rumah.
“Personel gabungan sempat memberikan tembakan peringatan ke udara, tetapi peringatan tersebut diabaikan. Kelompok tersebut terus melakukan penembakan sambil berupaya melarikan diri ke arah hutan belakang, sehingga aparat mengambil tindakan tegas dan terukur,” ujar Kombes Pol Yusuf Sutejo.
Hasil Identifikasi dan Barang Bukti
Setelah situasi berhasil dikendalikan, petugas melakukan penyisiran dan menemukan empat jenazah anggota KKB serta mengamankan sejumlah barang bukti. Tiga dari empat jenazah yang berhasil diidentifikasi awal berinisial EH alias E, YK alias LY, dan M.
Selain melumpuhkan empat anggota KKB, tim gabungan mengamankan barang bukti berupa:
1 pucuk senjata api
11 butir amunisi tajam
Sejumlah dokumen dan atribut organisasi terlarang
Polisi juga mengamankan enam orang lainnya di sekitar lokasi kejadian untuk menjalani pemeriksaan mendalam di Polres Yahukimo guna mendalami keterkaitan peran mereka dengan kelompok tersebut.
Kaops Damai Cartenz-2026, Irjen Pol Faizal Ramadhani, menegaskan bahwa penindakan ini merupakan bagian dari upaya penegakan hukum terhadap kelompok bersenjata yang berulang kali memicu gangguan keamanan di Yahukimo. Saat ini, situasi di Distrik Dekai dilaporkan kondusif dan aparat terus meningkatkan patroli keamanan.
Abduh Hanif MR


















