Aksi Unjuk Rasa di Patung Kuda Memanas, Massa Bakar Ban Bekas dan Atribut ditengah Jalan

KLIKFAKTA38 – JAKARTA — Suasana unjuk rasa di sekitar kawasan Patung Kuda Arjuna Wijaya, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, mendadak memanas setelah massa aksi membakar tumpukan ban bekas dan atribut spanduk di tengah jalan.

Berdasarkan pantauan langsung di lokasi kejadian, kepulan asap hitam pekat membubung tinggi ke udara sekitar pukul 16.30 WIB, pada Jumat 30 Juli 2026 . Ketegangan memuncak saat massa berusaha mendekati barikade beton dan kawat berduri yang dipasang ketat oleh aparat kepolisian.

banner 325x300

Aksi saling dorong sempat terjadi ketika koordinator lapangan (korlap) melalui pengeras suara mengimbau massa untuk merapat ke garis depan barikade pengamanan. Para demonstran menyampaikan aspirasi mereka sembari menyanyikan lagu-lagu perjuangan dan meneriakkan yel-yel penolakan atas kebijakan pemerintah.

“Aksi bakar ban ini adalah simbol membara dan panasnya kekecewaan kami terhadap kebijakan yang tidak berpihak kepada rakyat. Kami minta pimpinan atau perwakilan yang berwenang keluar dan menemui kami langsung!” teriak orator dari atas mobil komando di lokasi.

Baca juga: Resmi Bertransformasi Jadi Parpol, Partai Gerakan Rakyat Usung Anies Baswedan ke Pilpres 2029

Penjagaan Ketat dan Rekayasa Lalu Lintas

Guna mengantisipasi eskalasi massa, ratusan personel gabungan dari TNI, Polri, dan Satpol PP disiagakan di area steril menjelang Bundaran Patung Kuda hingga kawasan Istana Negara.

Petugas kepolisian beberapa kali memberikan imbauan humanis melalui pengeras suara agar peserta aksi tetap tenang, menjaga kondusivitas, serta tidak merusak fasilitas umum.

Dampak dari memanasnya situasi dan penutupan akses jalan di Jalan Medan Merdeka Barat:

Arus dari Jalan M.H. Thamrin: Dialihkan menuju Jalan Budi Kemuliaan dan Jalan Medan Merdeka Selatan.

Akses menuju Istana Negara: Ditutup penuh menggunakan kawat berduri dan barikade beton.

Kondisi Lalu Lintas: Kemacetan panjang tidak terhindarkan di beberapa titik sekitar Bundaran HI dan Medan Merdeka.

Hingga berita ini diturunkan, massa masih bertahan di lokasi sambil menggelar orasi melingkari titik api. Pihak kepolisian mengimbau para pengguna jalan untuk mencari rute alternatif guna menghindari titik kemacetan.

 

 

Penulis: Abduh Hanif MREditor: Hengki Revandi