KLIKFAKTA38 – TANGERANG, KOMPAS.com / JURNAL NEWS — Kebakaran hebat menghanguskan sedikitnya 28 unit bangunan gudang di Kawasan Pergudangan Kosambi Permai, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, Banten, pada Rabu (16/9/2026) siang hingga malam. Api baru berhasil dipadamkan secara total setelah petugas pemadam kebakaran berjibaku selama kurang lebih 10 jam di lokasi kejadian.
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, insiden bermula sekitar pukul 12.45 WIB. Api pertama kali diketahui oleh petugas keamanan kawasan yang melihat kobaran api muncul dari pojok belakang salah satu gudang tempat penyimpanan busa dan spring bed.
Awalnya, saksi melihat asap hitam pekat membubung tinggi disertai kobaran api yang dengan cepat membesar akibat banyaknya material mudah terbakar di dalam area gudang. Petugas keamanan langsung berteriak meminta seluruh karyawan dan staf kantor di sekitar lokasi untuk segera menyelematkan diri.
Diduga Akbat Korsleting Listrik
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang menduga penyebab awal munculnya si jago merah berasal dari hubungan pendek arus listrik (korsleting).
“Penyebab sementara kebakaran diduga kuat karena korsleting listrik pada area gudang penyimpanan busa/kasur. Api cepat merambat karena di dalam gudang banyak tersimpan bahan-bahan yang mudah terbakar,” ujar Komandan Pos Damkar Kosambi BPBD Kabupaten Tangerang dalam keterangannya.
Kendati demikian, pihak Kepolisian bersama BPBD setempat masih terus melakukan investigasi mendalam dan inventarisasi guna memastikan penyebab utama kejadian serta total kerugian materiil.
Kendala Pasokan Air dan Penanganan 10 Jam
Proses pemadaman melibatkan puluhan personel dengan dikerahkannya sekitar 11 unit armada pemadam kebakaran dari BPBD Kabupaten Tangerang dan instansi bantuan terkait. Petugas pemadam kebakaran sempat mengalami kendala teknis di lapangan, terutama terkait keterbatasan sumber air di sekitar lokasi serta tiupan angin yang kencang.
Api baru dapat dipadamkan dan dilanjutkan dengan proses pendinginan (cooling) pada pukul 23.00 WIB.
Catatan Petugas: Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa ini. Seluruh pekerja dan staf kantor yang berada di sekitar area berhasil dievakuasi tepat waktu saat api mulai membesar.
Hingga Kamis pagi, area pergudangan dipasangi garis polisi (police line) untuk kepentingan olah tempat kejadian perkara (TKP) oleh tim identifikasi.
Yuyun Iriyanti















