KLIKFAKTA38 – JAKARTA 28 Oktober 2026 — Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo memproyeksikan kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara, bertransformasi menjadi salah satu pusat transportasi (hub) masa depan yang paling strategis di ibu kota.
Pernyataan tersebut disampaikan menyusul rencana besar Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dalam memperluas konektivitas jaringan moda transportasi massal berbasis rel, khususnya Light Rail Transit (LRT), yang akan berpusat dan melintasi kawasan tersebut.
Jaringan LRT Terintegrasi: Menghubungkan JIS hingga Bandara Soetta
Pramono menjelaskan, posisi Kelapa Gading ke depan akan semakin vital karena dirancang sebagai titik temu dari berbagai koridor penting mobilitas warga. Rute LRT dari Kelapa Gading tidak hanya berhenti pada Satuan Lintas yang ada saat ini, tetapi akan terhubung secara masif ke sejumlah kawasan vital di Jakarta.
“Kelapa Gading akan menjadi salah satu pusat hub baru dari Jakarta di masa depan, karena di Kelapa Gading inilah nanti akan ada LRT ke JIS, dari JIS ke…”, ujar Pramono dalam keterangannya.
Berdasarkan rancangan pembangunan infrastruktur transportasi antarkawasan, jaringan LRT dari Kelapa Gading diproyeksikan akan terhubung menuju:
Jakarta International Stadium (JIS) hingga kawasan wisata Ancol.
Berlanjut ke kawasan pesisir Pantai Indah Kapuk (PIK) hingga menjangkau Bandara Internasional Soekarno-Hatta.
Perluasan ke arah timur yang menghubungkan Kelapa Gading dengan Velodrome hingga stasiun Kereta Cepat Whoosh di Halim.
Konektivitas ke selatan yang terhubung hingga kawasan Manggarai dan pusat integrasi transportasi Dukuh Atas.
Solusi Urai Kemacetan dan Dukung Pertumbuhan Ekonomi
Transformasi Kelapa Gading menjadi hub transportasi modern dinilai bukan sekadar proyek perluasan jalur fisik, tetapi langkah strategis jangka panjang untuk mengurai kemacetan perkotaan serta mendongkrak efisiensi logistik dan mobilitas masyarakat.
Yuyun Iriyanti


















