Menu ✖

Otomatis
FAKTA TERKINI

Fakta Utama

‎Massa Geruduk Ponpes di Pati, Oknum Kiai Diduga Lecehkan 50 Santriwati

badge-check

‎Massa Geruduk Ponpes di Pati, Oknum Kiai Diduga Lecehkan 50 Santriwati Perbesar

KLIKFAKTA38 – PATI, Jawa Tengah — Ratusan warga mendatangi sebuah pondok pesantren (ponpes) putri di Desa Tlogosari, Kecamatan Tlogowungu, Kabupaten Pati, menyusul terungkapnya dugaan kasus pelecehan seksual yang melibatkan seorang oknum kiai pengasuh ponpes tersebut.

‎Aksi warga yang terjadi pada Sabtu [2/5/2026] siang itu dipicu kemarahan atas dugaan tindakan asusila yang disebut telah menimpa puluhan santriwati. Massa sempat mengepung area ponpes dan meluapkan emosi hingga terjadi ketegangan dengan pihak pengelola yayasan.

‎Berdasarkan informasi yang dihimpun, oknum kiai tersebut kini telah ditetapkan sebagai tersangka. Jumlah korban diperkirakan mencapai lebih dari 50 santriwati, dengan dugaan peristiwa telah berlangsung sejak 2024.

‎Sejumlah warga mengaku telah lama mendengar isu tersebut, namun tidak berani melapor karena merasa mendapat tekanan. “Kami resah, tapi sebelumnya ada intimidasi sehingga warga takut bersuara,” ujar salah seorang warga di lokasi.

‎Kuasa hukum korban menyebut sebagian besar korban merupakan santriwati dari kalangan kurang mampu, bahkan ada yang berstatus yatim. Dugaan modus pelaku antara lain dengan mengancam korban akan dikeluarkan dari pondok jika menolak permintaan pelaku.

Baca juga: FPLA Deli Serdang Laksanakan Aksi Bersih Rumah Ibadah.

‎Dalam aksinya, massa mendesak aparat kepolisian segera menahan tersangka dan mengusut tuntas kasus tersebut. Situasi sempat memanas, namun akhirnya perwakilan yayasan berjanji akan memulangkan para santriwati ke rumah masing-masing dalam waktu tiga hari.

‎Kapolsek Tlogowungu menyatakan penyidik masih terus mendalami kasus ini dan mengumpulkan alat bukti tambahan. Sementara itu, pihak terkait menegaskan bahwa proses hukum harus berjalan transparan dan tuntas.

‎Kasus ini menambah daftar panjang dugaan kekerasan seksual di lingkungan pendidikan, sekaligus memicu perhatian publik terhadap perlindungan santri dan pengawasan lembaga pendidikan berbasis asrama.

‎

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Dugaan Aktivitas Galian C Ilegal di Sungai Bogali Mencuat, AMPERA Nias Siapkan Laporan ke Polda Sumut

29 Sep 2026 - 21:06 WIB

Dugaan Aktivitas Galian C Ilegal di Sungai Bogali Mencuat, AMPERA Nias Siapkan Laporan ke Polda Sumut

Si Jago Merah Amuk Gudang di Jalan Cicau Raya, Kerugian Diperkirakan Mencapai Miliar Rupiah

29 Sep 2026 - 09:50 WIB

Si Jago Merah Amuk Gudang di Jalan Cicau Raya, Kerugian Diperkirakan Mencapai Miliar Rupiah

DUA PENEMBAKAN MASSAL GUNCANG AFRIKA SELATAN, 27 ORANG TEWAS DITERJANG SENJATA LARAS PANJANG

29 Sep 2026 - 04:55 WIB

DUA PENEMBAKAN MASSAL GUNCANG AFRIKA SELATAN, 27 ORANG TEWAS DITERJANG SENJATA LARAS PANJANG

Tumbangkan Tuan Rumah, Tim Panjat Tebing Indonesia Bawa Pulang Emas dari Guiyang

29 Sep 2026 - 04:52 WIB

Tumbangkan Tuan Rumah, Tim Panjat Tebing Indonesia Bawa Pulang Emas dari Guiyang

Roket Anbantara Karya Mahasiswa PENS Sabet Penghargaan “Best Rocket” di TEKNOFEST 2026 Turki

29 Sep 2026 - 04:49 WIB

Roket Anbantara Karya Mahasiswa PENS Sabet Penghargaan “Best Rocket” di TEKNOFEST 2026 Turki
Trending di Fakta Utama