KLIKFAKTA38 – JAKARTA 15 Oktober 2026 — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang menjerat Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo, beserta puluhan pejabat dan pihak swasta. Penangkapan ini berkaitan erat dengan penyidikan dugaan suap pengadaan barang dan jasa—termasuk alokasi pengadaan Bahan Bakar Minyak (BBM) operasional dinas—serta indikasi rekayasa tindak lanjut hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
Ringkasan Kronologi & Detail Penangkapan
Aspek Keterangan / Detail
Subjek Utama Hamenang Wajar Ismoyo (Bupati Klaten)
Lokasi Operasi Wilayah Kabupaten Klaten (Jawa Tengah) dan Jakarta
Pihak Diduga Terlibat Total 20 orang (ASN Pemkab Klaten, oknum BPK, dan pihak swasta)
Barang Bukti Uang tunai senilai kurang lebih Rp 1 miliar
Pemeriksaan Polres Klaten (untuk rombongan Klaten) & Gedung KPK Jakarta
Konstruksi Perkembangan Kasus
Dugaan Penyimpangan Pengadaan BBM & Perizinan
Penyidik mengendus adanya alokasi komitmen uang (fee) terkait proyek pengadaan barang dan jasa daerah, termasuk anggaran operasional BBM serta urusan perizinan di Pemkab Klaten.
Dugaan Transaksi Pengondisian Audit BPK
Selain pengadaan, dugaan penerimaan suap menyasar oknum BPK agar temuan pemeriksaan laporan keuangan daerah dapat dikondisikan.
Operasi Senyap Penindakan KPK
Tim penindakan bergerak mengamankan 20 orang termasuk Bupati Hamenang Wajar Ismoyo. Sesuai KUHAP, KPK memiliki waktu 1×24 jam untuk menentukan status hukum para pihak yang diamankan.
Yuyun Iriyanti

















