Menu ✖

Otomatis
FAKTA TERKINI

Fakta Utama

Curhat Pernyataannya soal Gaji hingga Obesitas Bikin Gaduh di Medsos, Menkes Budi: Padahal Niatnya Baik

badge-check

Curhat Pernyataannya soal Gaji hingga Obesitas Bikin Gaduh di Medsos, Menkes Budi: Padahal Niatnya Baik Perbesar

KLIKFAKTA38 – Menteri Kesehatan (Menkes) RI, Budi Gunadi Sadikin menyoroti terkait sejumlah pernyataannya yang sempat menuai sorotan sebagian publik di media sosial (medsos).

Budi menyebut salah satunya pernyataan tentang pendapatan atau gaji yang berkaitan dengan sehat atau tidaknya seseorang.

Kala itu, Menkes RI menuturkan rata-rata penghasilan setiap warga menjadi faktor jaminan kesehatannya, terlebih bagi yang berpenghasilan rata-rata Rp15 juta.

Hal tersebut kemudian menuai pro kontra di medsos, lantaran rata-rata pendapatan warga RI berada di angka Rp5 juta

Mengingat kembali momen itu, kini Budi lantas mengklarifikasi pernyataan tersebut merujuk pada definisi negara maju menurut World Bank, yang mengungkap rata-rata penghasilan setiap warga berkisar Rp15 juta.

“Untuk jadi negara maju kita harus rata-rata pendapatan Rp 15 juta, dan kita harus ngangkat bersama-sama kan untuk jadi negara maju, untuk bisa jadi ke sana masyarakatnya harus sehat,” ungkap Budi dalam rapat kerja bersama Komisi IX DPR RI, pada Senin, 26 Mei 2025.

Meski telah mengklarifikasi, Budi mengakui pernyataan tersebut sudah terlanjur membuat gaduh sebagian publik di medsos.

“Apa yang saya omongin sekarang salah semua, padahal niatnya sebenarnya baik,” tutur sang Menkes RI.

“Tetapi apapun yang saya omongin sekarang, dipotong dan disebarkannya seperti itu, saya juga bingung apa yang terjadi,” ungkapnya.

Kemudian, Budi juga menyinggung dirinya yang pernah memberikan pernyataan terkait ukuran jeans pria 33-34 ‘lebih cepat menghadap Allah’.

Menkes RI mengungkap, saat itu dirinya membicarakan terkait hasil cek kesehatan gratis (CKG) yang menunjukkan angka diabetes, obesitas, sampai hipertensi relatif tinggi.

Budi juga sempat menekankan, faktor risiko termasuk lingkar perut berlebih bisa meningkatkan kemungkinan seseorang terkena penyakit jantung hingga stroke.

“Soal lingkar perut ini sudah saya omongin sejak setahun yang lalu, akhir-akhir kemudian viral disebarkan,” tukasnya.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Masa Depan Mobilitas Ibu Kota: Pramono Sebut Kelapa Gading Akan Jadi Hub Transportasi Strategis Jakarta

29 Okt 2026 - 10:18 WIB

Masa Depan Mobilitas Ibu Kota: Pramono Sebut Kelapa Gading Akan Jadi Hub Transportasi Strategis Jakarta

Mulai 2027, Seluruh Mobil Dinas dan Armada Operasional Ozon Wajib Beralih ke Kendaraan Listrik

29 Okt 2026 - 10:15 WIB

Mulai 2027, Seluruh Mobil Dinas dan Armada Operasional Ozon Wajib Beralih ke Kendaraan Listrik

Laporan Utama Jurnalistik: Langkah Tegas KPK Geledah Kantor Bea Cukai dan PT Djarum di Kudus

29 Okt 2026 - 10:12 WIB

Laporan Utama Jurnalistik: Langkah Tegas KPK Geledah Kantor Bea Cukai dan PT Djarum di Kudus

Desa Denai Lama Kenalkan Tiga Spot Wisata Andalan Pada Penilaian Lomba Desa Sehat Se Kabupaten Deli Serdang

28 Okt 2026 - 20:11 WIB

Desa Denai Lama Kenalkan Tiga Spot Wisata Andalan Pada Penilaian Lomba Desa Sehat Se Kabupaten Deli Serdang

BONGKAR SINTESIS KEJAHATAN FARMASI: Pabrik Tramadol Ilegal Beromzet Rp8 Miliar Sehari di Kopo Digerebek

28 Okt 2026 - 06:50 WIB

BONGKAR SINTESIS KEJAHATAN FARMASI: Pabrik Tramadol Ilegal Beromzet Rp8 Miliar Sehari di Kopo Digerebek
Trending di Fakta Utama