Menu

Otomatis
FAKTA TERKINI

Fakta Utama

Lapas Nusakambangan Bertransformasi, Pembinaan dan Pelatihan Narapidana Kini Jadi Prioritas

badge-check

Lapas Nusakambangan Bertransformasi, Pembinaan dan Pelatihan Narapidana Kini Jadi Prioritas Perbesar

KLIKFAKTA38 – Cilacap, 1 Juli 2026 – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) di Pulau Nusakambangan, Jawa Tengah, kini terus menunjukkan wajah baru dalam sistem pemasyarakatan Indonesia. Tidak lagi semata dikenal sebagai lokasi penahanan narapidana berisiko tinggi, Nusakambangan kini mengedepankan program pembinaan dan pelatihan keterampilan sebagai bekal bagi warga binaan untuk kembali ke tengah masyarakat.

Transformasi tersebut diwujudkan melalui berbagai program pembinaan kepribadian dan kemandirian. Narapidana mengikuti pelatihan di bidang pertanian, peternakan, perikanan, perkebunan, hingga berbagai keterampilan kerja produktif yang disesuaikan dengan kemampuan dan hasil asesmen masing-masing. Program ini bertujuan membentuk karakter, meningkatkan disiplin, serta memberikan keahlian yang dapat dimanfaatkan setelah mereka menyelesaikan masa pidana.

Selain pelatihan keterampilan, pembinaan juga mencakup pendidikan, pembinaan keagamaan, konseling, serta penguatan nilai-nilai sosial sebagai bagian dari proses rehabilitasi. Pendekatan tersebut sejalan dengan konsep pemasyarakatan yang tidak hanya berorientasi pada penghukuman, tetapi juga pemulihan dan reintegrasi sosial warga binaan.

Salah satu contoh adalah Rahmat (29), narapidana kasus narkotika yang dipindahkan dari Lapas Bentiring, Bengkulu. Dalam kesehariannya di Nusakambangan, ia menjalani program pembinaan kemandirian dengan mengelola tambak udang bersama warga binaan lainnya sebagai bagian dari pelatihan keterampilan kerja.

Baca juga; Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara, Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809 Miliar

Direktorat Jenderal Pemasyarakatan menegaskan bahwa Nusakambangan tidak hanya berfungsi sebagai lokasi pengamanan narapidana berisiko tinggi, tetapi juga menjadi tempat pembentukan kembali karakter dan perilaku warga binaan melalui sistem pembinaan yang terukur sesuai tingkat risiko masing-masing.

Dengan berbagai perubahan tersebut, Nusakambangan diharapkan tidak lagi hanya dikenal sebagai “pulau penjara”, melainkan juga sebagai pusat pembinaan yang mampu mencetak warga binaan menjadi pribadi yang lebih mandiri, produktif, dan siap kembali berkontribusi positif di tengah masyarakat.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Gabungan Wartawan LSM dan Aktivis Resmi Tempuh Jalur Hukum Atas Dugaan Pencemaran Nama Baik Akun TikTok Abah 8 0

29 Agu 2026 - 04:08 WIB

Gabungan Wartawan LSM dan Aktivis Resmi Tempuh Jalur Hukum Atas Dugaan Pencemaran Nama Baik Akun TikTok Abah 8 0

Diduga Cekcok di Depan Minimarket, Juru Parkir di Jalan Tombolotutu Palu Meninggal Dunia Usai Ditembak OTK

29 Agu 2026 - 04:05 WIB

Diduga Cekcok di Depan Minimarket, Juru Parkir di Jalan Tombolotutu Palu Meninggal Dunia Usai Ditembak OTK

Polda Riau Tetapkan 40 Tersangka Kasus Karhutla: Sengaja Bakar Lahan Demi Buka Kebun

29 Agu 2026 - 04:01 WIB

Polda Riau Tetapkan 40 Tersangka Kasus Karhutla: Sengaja Bakar Lahan Demi Buka Kebun

HUT ke-81 RI: 173.706 Narapidana Terima Remisi Kemerdekaan, Termasuk Ratusan Napi Korupsi

29 Agu 2026 - 03:57 WIB

HUT ke-81 RI: 173.706 Narapidana Terima Remisi Kemerdekaan, Termasuk Ratusan Napi Korupsi

Tiga Kali Diduga Dirundung, Siswa SMP Pembda 2 Gunungsitoli Sempat Berakhir di Rumah Sakit, Kasus Kini Ditangani Polisi

28 Agu 2026 - 20:58 WIB

Tiga Kali Diduga Dirundung, Siswa SMP Pembda 2 Gunungsitoli Sempat Berakhir di Rumah Sakit, Kasus Kini Ditangani Polisi
Trending di Fakta Utama