Menu ✖

Otomatis
FAKTA TERKINI

Fakta Utama

Usai Pawai Budaya Tingkat SD, Video Penampilan SDN 1 Taliwang Ditonton 7 Ribuan Kali dan Tuai Beragam Komentar

badge-check

Sumber Dok. Screen shot akun tiktok @HARAPAN IBU Perbesar

Sumber Dok. Screen shot akun tiktok @HARAPAN IBU

KLIK FAKTA38, TALIWANG, — Meski Pawai Budaya tingkat Sekolah Dasar (SD) telah berlalu sejak 20 Oktober lalu, penampilan SDN 1 Taliwang masih menjadi perbincangan di media sosial. Video penampilan sekolah tersebut telah ditonton sekitar tujuh ribu kali dan menuai beragam komentar dari warganet.

Menariknya, di tengah berbagai tanggapan yang bermunculan, sejumlah netizen justru menyampaikan apresiasi positif. Mereka menilai penampilan tersebut menarik sekaligus menghadirkan nuansa budaya Lombok yang kental.

Pemilik akun **@Harapan Ibu** mengungkapkan kekagumannya melalui komentar, *“GOKIL KARYANYA SUDAH VIRAL DIMANA-MANA.”*

Sementara itu, pemilik akun TikTok **@Azira24** menuliskan, *“Desa Sadenya Ngesade banget, Maras Pee…”*

Apresiasi lainnya datang dari akun TikTok **@salman**, yang menyatakan, *“Taliwang banget orang Lombok.”*

Tak kalah menarik, akun **@gesul** juga menyampaikan rasa bangganya melalui komentar, *“Sebagai orang Lombok yang tinggal d KSB bangga banget lihatnya, respek, keren..”*

Berbagai komentar tersebut menunjukkan adanya respons positif dari warganet yang mengapresiasi penampilan SDN 1 Taliwang, khususnya dalam menghadirkan unsur budaya Lombok di tengah kegiatan Pawai Budaya di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB).

Zainuddin: Animo Masyarakat terhadap Penampilan SDN 1 Taliwang Cukup Besar

Menanggapi ramainya perbincangan tersebut, Zainuddin, S.Pd.SD., mengungkapkan bahwa meski kegiatan pawai budaya telah berlalu, video penampilan SDN 1 Taliwang masih menarik perhatian publik.

Menurutnya, jumlah penayangan yang mencapai sekitar tujuh ribu kali menunjukkan bahwa dokumentasi kegiatan sekolah dapat menjangkau masyarakat lebih luas melalui media sosial.

“Beragam tanggapan yang muncul di media sosial menandakan adanya animo masyarakat terhadap penampilan SDN 1 Taliwang. Ini menunjukkan bahwa kegiatan yang kami tampilkan mampu menarik perhatian publik,” ungkap Zainuddin.

Ia menambahkan, perbedaan pendapat di ruang digital merupakan hal yang wajar. Namun, setiap tanggapan akan lebih bermakna apabila disampaikan secara santun dan disertai kritik yang membangun.

Kenalkan Budaya Kampung Adat Desa Sade kepada Generasi Muda

Lebih lanjut, Zainuddin menjelaskan bahwa Pawai Budaya bukan sekadar ajang menampilkan kostum, kreativitas, dan atraksi peserta. Kegiatan tersebut juga menjadi sarana edukasi untuk mengenalkan kekayaan budaya daerah, termasuk budaya Kampung Adat Desa Sade di Lombok, kepada generasi muda.

“Melalui kegiatan ini, anak-anak tidak hanya belajar tampil di depan publik, tetapi juga mengenal kekayaan budaya daerah, menumbuhkan rasa percaya diri, serta memperkuat kecintaan terhadap tradisi leluhur,” tutur Zainuddin.

Menurutnya, setiap penampilan peserta didik merupakan hasil dari proses persiapan, latihan, kerja sama, serta dukungan guru dan orang tua. Karena itu, apresiasi terhadap kreativitas anak-anak perlu terus diberikan sebagai bentuk dukungan terhadap proses pendidikan dan pengembangan potensi siswa.

Jadi Ruang Promosi Budaya Daerah

Ramainya komentar positif terhadap video penampilan SDN 1 Taliwang menjadi salah satu gambaran bahwa kegiatan sekolah dapat menjadi ruang untuk memperkenalkan identitas budaya daerah kepada khalayak yang lebih luas.

Baca Juga: Kabut Asap Karhutla di Sumsel Kian Pekat: Jarak Pandang Terbatas, Warga Keluhkan Gangguan Pernapasan

Melalui media sosial, penampilan yang awalnya disaksikan dalam kegiatan pawai budaya dapat menjangkau masyarakat di berbagai wilayah. Hal ini sekaligus membuka peluang bagi generasi muda untuk lebih mengenal dan mencintai kekayaan budaya Nusantara.

Pada akhirnya, Pawai Budaya bukan hanya tentang siapa yang tampil, melainkan juga tentang bagaimana warisan budaya tetap hidup, dikenal, dan dibanggakan oleh generasi penerus.

Apresiasi dan kritik yang disampaikan secara bijak diharapkan dapat menjadi dorongan bagi dunia pendidikan untuk terus melahirkan kreativitas, menanamkan kecintaan terhadap budaya, serta membangun kepercayaan diri peserta didik.**

Berikut Screen shot tanggapan warganet:

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Ringankan Beban Jobseeker, Pemprov DKI Gratiskan Transportasi Publik Mulai 1 Januari 2027

23 Okt 2026 - 04:31 WIB

Ringankan Beban Jobseeker, Pemprov DKI Gratiskan Transportasi Publik Mulai 1 Januari 2027

Kabut Asap Karhutla di Sumsel Kian Pekat: Jarak Pandang Terbatas, Warga Keluhkan Gangguan Pernapasan

23 Okt 2026 - 04:28 WIB

Kabut Asap Karhutla di Sumsel Kian Pekat: Jarak Pandang Terbatas, Warga Keluhkan Gangguan Pernapasan

Eks Pangdam Letjen TNI Widi Prasetijono Dituntut 10 Tahun Penjara dan Pemecatan dari Dinas Militer dalam Kasus Korupsi Lahan BUMD Cilacap

23 Okt 2026 - 04:25 WIB

Eks Pangdam Letjen TNI Widi Prasetijono Dituntut 10 Tahun Penjara dan Pemecatan dari Dinas Militer dalam Kasus Korupsi Lahan BUMD Cilacap

Sinergi Polri dan BNN Gagalkan Penyelundupan 1 Ton Ketamin di Belawan, 8 Orang Ditangkap

23 Okt 2026 - 04:22 WIB

Sinergi Polri dan BNN Gagalkan Penyelundupan 1 Ton Ketamin di Belawan, 8 Orang Ditangkap

Terbaik Wilayah Sumatera Deli Serdang Raih Penghargaan TPAKD Tahun 2026

22 Okt 2026 - 19:08 WIB

Terbaik Wilayah Sumatera Deli Serdang Raih Penghargaan TPAKD Tahun 2026
Trending di Headline