Menu ✖

Otomatis
FAKTA TERKINI

Fakta Utama

GEMPA M 6,2 GUNCANG PARIGI MOUTONG, MASYARAKAT DIIMBAU WASPADA SUSULAN

badge-check

GEMPA M 6,2 GUNCANG PARIGI MOUTONG, MASYARAKAT DIIMBAU WASPADA SUSULAN Perbesar

KLIKFAKTA38 – PARIGI MOUTONG — Gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,2 mengguncang wilayah Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah pada pukul 23.25 wib Sabtu 15 Agustus 2026. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi bahwa pusat gempa berada di darat pada kedalaman menengah, sehingga guncangan terasa cukup kuat hingga ke kawasan pesisir dan wilayah tetangga seperti Kota Palu dan Sigi.

Berdasarkan laporan awal Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulawesi Tengah, guncangan yang berlangsung selama beberapa detik tersebut sempat memicu kepanikan warga. Masyarakat di beberapa titik pemukiman padat dan kawasan pesisir sempat berhamburan keluar rumah untuk mencari area terbuka.

Dampak dan Kondisi Terkini

Kerusakan Infrastruktur: Laporan sementara mencatat beberapa bangunan permukiman dan fasilitas umum mengalami retak struktur. Tim reaksi cepat sedang menyisir daerah terisolasi untuk mendata kerusakan berat.

Potensi Tsunami: BMKG memastikan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami.

Korban Jiwa: Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi mengenai korban jiwa. Petugas medis dan relawan telah disiagakan di puskesmas serta rumah sakit daerah untuk mengantisipasi pasien cedera.

Langkah Antisipasi dan Imbauan Resiko

Pemerintah Daerah Parigi Moutong bersama BPBD mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu-isu yang tidak terverifikasi di media sosial.

“Kami meminta warga untuk memeriksa kondisi fisik bangunan rumah masing-masing sebelum kembali ke dalam ruangan. Jika terdapat retakan signifikan pada struktur penyangga, sebaiknya mengungsi sementara ke posko terdekat,” ujar perwakilan BPBD Sulawesi Tengah dalam keterangan resminya.

Masyarakat juga diminta untuk terus memantau pembaruan informasi resmi melalui saluran komunikasi BMKG dan BPBD setempat guna mengantisipasi kemungkinan terjadinya gempa susulan (aftershocks).

 

Yuyun Iriyanti

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Langgar Prosedur Inspektorat Deli Serdang Periksa Pencairan Perjalanan Dinas, Dua Pejabat Setwan Diberhentikan Sementara

15 Okt 2026 - 14:30 WIB

Langgar Prosedur Inspektorat Deli Serdang Periksa Pencairan Perjalanan Dinas, Dua Pejabat Setwan Diberhentikan Sementara

Terindikasi Pungli Kasubbid Kas Daerah Mundur, Inspektorat Periksa Kabid Perbendaharaan Daerah

15 Okt 2026 - 09:50 WIB

Terindikasi Pungli Kasubbid Kas Daerah Mundur, Inspektorat Periksa Kabid Perbendaharaan Daerah

Darmawan Prasodjo Resmi Dicopot dari Dirut PLN, Suroso Isnandar Ditunjuk Jadi Pengganti

15 Okt 2026 - 05:36 WIB

Darmawan Prasodjo Resmi Dicopot dari Dirut PLN, Suroso Isnandar Ditunjuk Jadi Pengganti

Peringatan Kode Pembajakan Squawk 7500: Pesawat Air India Mendarat Darurat di Jaipur

15 Okt 2026 - 05:34 WIB

Peringatan Kode Pembajakan Squawk 7500: Pesawat Air India Mendarat Darurat di Jaipur

KRISIS BBM DI BALI: Antrean Mengular hingga 3 Kilometer, Warga Terpaksa Pasrah Menunggu Jam-jam demi Literan Bensin

15 Okt 2026 - 05:29 WIB

KRISIS BBM DI BALI: Antrean Mengular hingga 3 Kilometer, Warga Terpaksa Pasrah Menunggu Jam-jam demi Literan Bensin
Trending di Fakta Utama