Menu ✖

Otomatis
FAKTA TERKINI

Fakta Utama

Gempa Magnitudo 7,7 Guncang NTT: Puluhan Bangunan Rusak, Peringatan Dini Tsunami Sempat Terdeteksi

badge-check

Gempa Magnitudo 7,7 Guncang NTT: Puluhan Bangunan Rusak, Peringatan Dini Tsunami Sempat Terdeteksi Perbesar

KLIKFAKTA38 – NAGEKEO, 15 Agustus 2026 — Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu (15/8) subuh pukul 04.58 WIB. Guncangan hebat tersebut mengakibatkan kerusakan mendasar pada puluhan bangunan rumah warga hingga gedung fasilitas umum di beberapa kabupaten tetangga.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi pusat gempa berada di laut, sekitar 30 km Timur Laut Mbay, Kabupaten Nagekeo, dengan kedalaman 15 km.

Sesar Naik Busur Belakang Flores Dipicu

Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG mengungkapkan bahwa guncangan dahsyat ini dipicu oleh aktivitas Sesar Naik Busur Belakang Flores (Flores Back Arc Thrust). Mekanisme pergerakan batuan ini sejenis dengan gempa bumi historis yang pernah menghantam kawasan Flores pada tahun 1992 silam.

Dampak guncangan tidak hanya dirasakan di Pulau Flores, namun merambat hingga Makassar, Kepulauan Selayar, hingga sebagian wilayah Nusa Tenggara Barat dan Bali.

Gelombang Tsunami Terdeteksi di Beberapa Titik

Pasca-gempa, BMKG sempat mengeluarkan Peringatan Dini Tsunami untuk wilayah NTT, NTB, Sulawesi Selatan, hingga Sulawesi Tenggara. BMKG mencatat adanya kenaikan muka air laut atau gelombang tsunami kecil di beberapa stasiun pemantauan:

Labuan Bajo (Manggarai Barat): Terdeteksi gelombang 0,36 meter.

Maurole (Ende): Ketinggian gelombang mencapai hingga 0,9 meter.

Sikka & Dompu: Kenaikan berkisar antara 0,17 hingga 0,19 meter.

Namun, setelah evaluasi secara komprehensif atas pengamatan pasang surut air laut, BMKG secara resmi mengakhiri peringatan dini tsunami pada pukul 07.30 WIB.

Kerusakan Bangunan dan Evakuasi Warga

Laporan lapangan sementara menunjukkan sejumlah bangunan dan gedung di wilayah Nagekeo, Ende, dan Manggarai mengalami kerusakan dari skala ringan hingga berat. Robohnya struktur atap dan retakan dinding membuat ratusan warga memilih bertahan di luar ruangan atau menepi ke daerah perbukitan yang lebih tinggi untuk mengantisipasi potensi tsunami dan gempa susulan.

Pemerintah Daerah bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan BPBD setempat saat ini tengah menurunkan tim reaksi cepat ke lokasi terdampak untuk memverifikasi jumlah korban jiwa, kerusakan fisik, serta menyalurkan bantuan logistik darurat.

Warga diimbau untuk tetap tenang, tidak mudah terpengaruh oleh isu hoax yang tersebar di media sosial, serta menghindari bangunan yang retak atau rapih sebelum dipastikan aman oleh otoritas terkait.

 

Yuyun Iriyanti

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Langgar Prosedur Inspektorat Deli Serdang Periksa Pencairan Perjalanan Dinas, Dua Pejabat Setwan Diberhentikan Sementara

15 Okt 2026 - 14:30 WIB

Langgar Prosedur Inspektorat Deli Serdang Periksa Pencairan Perjalanan Dinas, Dua Pejabat Setwan Diberhentikan Sementara

Terindikasi Pungli Kasubbid Kas Daerah Mundur, Inspektorat Periksa Kabid Perbendaharaan Daerah

15 Okt 2026 - 09:50 WIB

Terindikasi Pungli Kasubbid Kas Daerah Mundur, Inspektorat Periksa Kabid Perbendaharaan Daerah

Darmawan Prasodjo Resmi Dicopot dari Dirut PLN, Suroso Isnandar Ditunjuk Jadi Pengganti

15 Okt 2026 - 05:36 WIB

Darmawan Prasodjo Resmi Dicopot dari Dirut PLN, Suroso Isnandar Ditunjuk Jadi Pengganti

Peringatan Kode Pembajakan Squawk 7500: Pesawat Air India Mendarat Darurat di Jaipur

15 Okt 2026 - 05:34 WIB

Peringatan Kode Pembajakan Squawk 7500: Pesawat Air India Mendarat Darurat di Jaipur

KRISIS BBM DI BALI: Antrean Mengular hingga 3 Kilometer, Warga Terpaksa Pasrah Menunggu Jam-jam demi Literan Bensin

15 Okt 2026 - 05:29 WIB

KRISIS BBM DI BALI: Antrean Mengular hingga 3 Kilometer, Warga Terpaksa Pasrah Menunggu Jam-jam demi Literan Bensin
Trending di Fakta Utama