Menu ✖

Otomatis
FAKTA TERKINI

Fakta Utama

Kebakaran Gunung Bromo Kian Meluas dan Merambah Savana, Wisata Ditutup Total: Apa Pemicunya?

badge-check

Kebakaran Gunung Bromo Kian Meluas dan Merambah Savana, Wisata Ditutup Total: Apa Pemicunya? Perbesar

KLIKFAKTA38 – PROBOLINGGO, KOMPAS / REUTER — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) kian membesar dan meluas pada Sabtu (8/8/2026) malam. Kobaran api dilaporkan telah melewati Jalur Lingkar Kaldera Tengger (JLKT) dan mengancam ekosistem padang savana, termasuk kawasan Bukit Teletubbies (Lembah Watangan) dan Blok Bentengan.

Merespons situasi darurat tersebut, Balai Besar TNBTS secara resmi menutup total seluruh pintu masuk wisata Gunung Bromo terhitung mulai Sabtu (8/8/2026) pukul 22.00 WIB hingga batas waktu yang belum ditentukan. Penutupan ini mencakup lima jalur akses utama di Jawa Timur: Cemorolawang (Probolinggo), Wonokitri (Pasuruan), Jemplang dan Coban Trisula (Malang), serta Senduro (Lumajang).

Apa yang Sebenarnya Memicu Kebakaran?

Berdasarkan keterangan awal dari pihak pengelola BB TNBTS dan tim gabungan di lapangan, pemicu utama kebakaran ini melibatkan kombinasi aktivitas manusia dan faktor cuaca ekstrem:

1. Dugaan Strong Human Activity (Aktivitas Manusia)

Hasil penyelidikan awal menduga kuat bahwa titik api awal dipicu oleh aktivitas manusia di dalam kawasan hutan/lahan. Meski penyebab spesifiknya (seperti puntung rokok, pembakaran sampah, atau aktivitas kelalaian lainnya) masih dalam tahap investigasi mendalam oleh kepolisian dan TNBTS, keterlibatan faktor kelalaian manusia menjadi dugaan utama.

2. Cuaca Kemarau Ekstrem & Vegetasi Sangat Kering

Kondisi vegetasi di kawasan kaldera dan savana Bromo saat ini sangat kering akibat puncak musim kemarau. Serasah daun dan rumput gajah yang mengering bertindak bagaikan “bahan bakar” yang sangat mudah tersulut meski hanya oleh percikan api kecil.

3. Tiupan Angin Kencang

Faktor eksternal yang membuat api berembus cepat dan “menguap” (membesar dengan pesat) adalah hembusan angin kencang di kawasan dataran tinggi Bromo. Angin kencang memicu pembiakan titik api baru (spotting) dan menyulitkan petugas untuk mengisolasi kobaran api.

Upaya Penanganan Lapangan

Tim gabungan dari BPBD, Balai Besar TNBTS, TNI-Polri, dan relawan terus mengupayakan pemadaman:

Penyekatan Jalur Api: Petugas berfokus memutus rantai pergerakan api menggunakan teknik jaring laba-laba dan armada tangki air di sekitar Jalur Lingkar Kaldera.

Water Bombing: Pemerintah dan BNPB telah mengerahkan helikopter water bombing untuk menjangkau titik-titik api yang berada di lereng dan tebing curam yang sulit diakses darat.

Pengamanan Wisatawan: Pengelola mengimbau seluruh masyarakat dan calon pengunjung untuk mematuhi aturan penutupan total, sementara mekanisme reschedule maupun refund tiket telah disediakan secara daring.

 

Yuyun iriyanti

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Beredar Kabar Dua Danramil di Wilayah Kodim 0213/Nias Ditahan, Diduga Terkait Isu Pungutan Pembangunan KDMP

17 Okt 2026 - 01:28 WIB

Beredar Kabar Dua Danramil di Wilayah Kodim 0213/Nias Ditahan, Diduga Terkait Isu Pungutan Pembangunan KDMP

Kejagung Tetapkan Dirut PT CNI Derian Sakmiwata Sebagai Tersangka Korupsi Nikel Sultra Rp401 Miliar

16 Okt 2026 - 10:40 WIB

Kejagung Tetapkan Dirut PT CNI Derian Sakmiwata Sebagai Tersangka Korupsi Nikel Sultra Rp401 Miliar

Donna Agnesia Sabet Gelar Juara Turnamen Padel F6 di Portugal

16 Okt 2026 - 10:34 WIB

Donna Agnesia Sabet Gelar Juara Turnamen Padel F6 di Portugal

Perkuat Sektor Pangan, Prabowo Lantik Pimpinan IPB Alim Setiawan Jadi Wamen Pertanian

16 Okt 2026 - 10:30 WIB

Perkuat Sektor Pangan, Prabowo Lantik Pimpinan IPB Alim Setiawan Jadi Wamen Pertanian

OTT KPK Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo: Diduga Terkait Suap Pengadaan hingga Audit BPK

16 Okt 2026 - 10:27 WIB

OTT KPK Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo: Diduga Terkait Suap Pengadaan hingga Audit BPK
Trending di Fakta Utama