KLIKFAKTA38 – TWIN FALLS, IDAHO — Sebuah insiden penembakan massal mengguncang kawasan komersial di Twin Falls, Idaho, Amerika Serikat, pada Sabtu (1/8/2026) sore waktu setempat. Aksi brutal yang bermula di area restoran cepat saji In-N-Out Burger tersebut menewaskan tiga orang warga dan melukai setidaknya tujuh orang lainnya. Pelaku kemudian ditemukan tewas akibat luka tembak yang dilakukan oleh dirinya sendiri.
Kepala Kepolisian Twin Falls, Matthew Hicks, mengonfirmasi bahwa pelaku diidentifikasi sebagai Chad Williams, seorang pria berusia 24 tahun. Pihak berwenang memastikan bahwa tersangka bertindak seorang diri (sole suspect) dan motif di balik penyerangan tersebut masih dalam penyelidikan intensif.
Kronologi Kejadian
Menurut keterangan resmi kepolisian dan rekaman kamera pengawas (CCTV), insiden bermula sekitar pukul 14.30 waktu setempat di area drive-thru restoran In-N-Out yang baru saja beroperasi selama satu minggu.
Awal Serangan: Pelaku melepaskan tembakan dari dalam mobilnya ke arah jendela pembayaran drive-thru, mengenai salah satu karyawan restoran.
Eskalasi Penembakan: Pelaku kemudian keluar dari kendaraan dan melanjutkan penembakan ke arah pelanggan serta kendaraan lain di sekitarnya menggunakan senapan ala AR-15 dan pistol.
Penyergapan oleh Warga dan Petugas Off-Duty: Aksi pelaku sempat terhenti setelah seorang polisi tak bertugas (off-duty trooper) dan seorang warga bersenjata merespons dengan membalas tembakan. Kepolisian mengapresiasi keberanian mereka yang berhasil mendesak pelaku mundur dari lokasi restoran sehingga mencegah timbulnya lebih banyak korban jiwa.
Pelaku Tewas: Pelaku melarikan diri ke area pusat informasi turis (Visitor Center) sebelum akhirnya mengakhiri hidupnya di dekat jurang di area jalan setapak tak jauh dari lokasi.
Identitas Korban
Pihak otoritas medis dan kepolisian telah merilis identitas tiga korban tewas:
Ashley Garibay (23): Karyawan In-N-Out asal Stockton, California, yang bertugas melatih staf baru.
Christopher Claunch (59): Warga Hagerman, Idaho.
Dale Schultz (66): Warga Salt Lake City, Utah.
Sementara itu, tujuh korban luka-luka langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk penanganan medis, beberapa di antaranya dilaporkan dalam kondisi kritis.
Tanggapan dan Penyelidikan
Presiden In-N-Out, Lynsi Snyder, menyampaikan belasungkawa mendalam atas tragedi yang menimpa karyawan dan para pelanggan mereka.
“Hati kami hancur. Kami berduka bersama keluarga korban dan berdoa bagi mereka yang sedang melewati masa-masa yang sangat menyakitkan ini,” ujar Snyder dalam pernyataan resminya.
Biro Investigasi Federal (FBI) turut diturunkan ke lokasi untuk membantu Kepolisian Twin Falls dalam mengumpulkan bukti serta menyisir rekaman video warga guna mengungkap motif pasti di balik aksi penembakan ini. Pemerintah daerah setempat juga mengimbau warga untuk tetap tenang sembari menurunkan bendera setengah tiang sebagai bentuk penghormatan bagi para korban.
Abduh Hanif MR



















