KLIKFAKTA38 – JAKARTA – Nama Martina Ayu Pratiwi resmi dinobatkan sebagai atlet tersukses dalam sejarah keikutsertaan Indonesia di ajang SEA Games. Atlet triathlon asal Gresik, Jawa Timur ini berhasil membawa pulang total tujuh medali, yang terdiri dari 5 medali emas dan 2 medali perak pada SEA Games 2025 di Thailand.
Atas pencapaian fenomenal tersebut, pemerintah memberikan apresiasi luar biasa berupa bonus senilai Rp3,4 miliar. Penyerahan apresiasi ini dilakukan langsung di Istana Negara, Jakarta, pada Kamis [8/1/2026].
Rincian Prestasi dan Bonus Fantastis
Berdasarkan kebijakan baru yang ditetapkan Presiden Prabowo Subianto, setiap keping medali emas di hargai Rp1 miliar untuk nomor individu, dengan penyesuaian untuk nomor beregu/estafet. Martina yang mendominasi berbagai nomor perlombaan berhasil mengumpulkan pundi-pundi rupiah yang signifikan:
Total Medali: 5 Emas, 2 Perak.
Total Bonus: Rp3.441.000.000 (Rp3,44 miliar).
Nomor Emas: Triathlon Individual Putri, Aquathlon Estafet Putri, Aquathlon Estafet Campuran, Duathlon Estafet Putri, dan Mixed Duathlon Relay.
“Total dari semua medali ini Rp3,4 miliar. Bonusnya nanti buat investasi masa depan, untuk menunjang prestasi yang lebih tinggi lagi, dan membantu kedua orang tua di rumah,” ujar Martina saat ditemui awak media di Istana Negara.
Perjalanan dari Kolam Renang ke Podium Triathlon
Kesuksesan Martina tidak datang dalam semalam. Atlet kelahiran Magetan tahun 2004 ini mengawali kariernya sebagai atlet renang di SMA Negeri 1 Manyar, Gresik. Ia baru memutuskan pindah ke cabang olahraga triathlon pada Juli 2022 karena merasa tertantang dengan kombinasi tiga disiplin ilmu: renang, sepeda, dan lari.
Keputusan tersebut terbukti tepat. Kemampuan renangnya yang di atas rata-rata menjadi modal kuat baginya untuk selalu memimpin sejak awal perlombaan. Namun, ia mengaku perjuangannya di Thailand sangat berat karena faktor cuaca ekstrem.
“Struggling-nya ya di latihan. Siang-siang, hujan, panas, tidak peduli cuaca kita tetap latihan. Jauh dari keluarga, banyak pengorbanan yang dilalui,” tuturnya mengenang masa persiapan.














