“Merajut Syukur dan Persaudaraan: Kenegerian Kuntu Semarakkan Toeroba Cup XVIII”

Turnamen sepak bola rakyat sejak 2006 ini menjadi simbol syukur, persaudaraan, dan cita-cita membangun stadion permanen di Kenegerian Kuntu.

banner 120x600

KlikFakta38.com, Kuntu – Kampar Kiri.  Toeroba Cup XVIII resmi dibuka di Lapangan Gelora Bakti Kuntu, Kamis (2/10/2025), dengan penuh semarak dan makna syukur. Turnamen sepak bola rakyat ini sekaligus dirangkai dengan syukuran Kenegerian Kuntu, menjadi wujud nyata kebersamaan, persatuan, dan rasa terima kasih masyarakat kepada Allah SWT atas keberkahan yang diberikan.

Acara pembukaan dihadiri oleh Ketua Komisi III DPRD Provinsi Riau, H. Edi Basri, SH, M.Si, bersama Camat Kampar Kiri serta sejumlah kepala desa se-Kecamatan Kampar Kiri. Kehadiran para pemimpin daerah ini memperkuat makna Toeroba Cup sebagai ajang pemersatu dan kebanggaan masyarakat Kuntu.

Dalam sambutannya sekaligus membuka turnamen, H. Edi Basri, SH, M.Si menegaskan pentingnya membangun kebersamaan melalui olahraga. Ia juga menyampaikan rencana pembangunan stadion permanen di Kenegerian Kuntu, sebagai bentuk komitmen dalam mendukung geliat sepak bola dan kegiatan masyarakat. Dengan penuh semangat, ia mengingatkan seluruh pemain dan penonton agar menjunjung tinggi sportivitas.

“Dengan kebersamaan, kita bisa wujudkan stadion permanen di Kuntu. Mari jadikan Toeroba Cup ini bukan hanya kompetisi, tapi juga simbol persaudaraan dan sportivitas,” ungkap Edi Basri.

Rangkaian acara dimulai dengan laporan panitia yang disampaikan oleh Irwan Wahyudi, S.Pd, selaku Ketua Panitia. Ia menegaskan bahwa Toeroba Cup bukan sekadar turnamen sepak bola, melainkan juga wadah silaturahmi, pembinaan generasi muda, dan penggerak ekonomi lokal.

Sambutan penuh makna juga disampaikan oleh H. Habiburahman, S.Ag, M.Pd, yang menjabat sebagai Ketua BAPEMPERDA DPRD Kabupaten Kampar sekaligus Ketua Ikatan Keluarga Kuntu Sekitarnya (IKKS). Ia mengulas sejarah Toeroba Cup yang telah digelar sejak tahun 2006 sebagai ungkapan rasa syukur masyarakat Kenegerian Kuntu.

“Sejak 2006, turnamen ini adalah doa syukur masyarakat Kuntu yang dirajut dalam semangat olahraga. Hari ini, syukur itu terus bergema, menyatukan kita semua,” tutur Habiburahman.

Pertandingan pembuka langsung mempertemukan Podesra FC dengan PS Aur Kuning, yang memanaskan suasana fase grup. Tahun ini, Toeroba Cup XVIII diikuti oleh 32 tim peserta, mayoritas berasal dari Kabupaten Kampar, dan akan berlangsung selama sebulan penuh, mulai 2 Oktober hingga 2 November 2025.

Untuk memacu semangat para peserta, panitia menyiapkan hadiah bergengsi:

  • Juara 1: Rp 40 juta + medali emas + piala bergilir
  • Juara 2: Rp 18 juta + medali perak
  • Juara Bersama (2 tim): masing-masing Rp 5 juta

Selain memeriahkan dunia olahraga, Toeroba Cup juga membawa berkah ekonomi. Ramainya penonton memberikan dampak positif bagi pedagang kaki lima, pelaku UMKM, hingga jasa lokal yang ikut menggeliat selama turnamen berlangsung.

Dengan nuansa syukur, sambutan tokoh penuh makna, dan dukungan nyata terhadap pembangunan masa depan, Toeroba Cup XVIII sekali lagi menegaskan dirinya bukan sekadar turnamen. Ia adalah warisan budaya, pesta rakyat, dan simbol persaudaraan masyarakat Kenegerian Kuntu.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *