KLIKFAKTA38 – GIANYAR, BALI, 8 Agustus 2026 — Warganet jagat maya dihebohkan oleh aksi tak biasa seorang gadis kecil berusia 7 tahun bernama Ni Putu Maya di kawasan Gianyar, Bali. Dalam sebuah rekaman video pendek yang mendadak tular (viral) di berbagai platform media sosial, Maya tampak dengan tenang memanggil seekor burung elang raksasa yang melayang tinggi di angkasa hingga akhirnya hinggap tepat di tangannya.
Video berdurasi 60 detik tersebut memperlihatkan suasana persawahan asri khas Bali dengan latar belakang langit biru cerah. Maya, yang mengenakan pakaian adat Bali sederhana, berdiri tegak di tengah pematang sawah sembari mengepalkan tangan dan melontarkan siulan khas ke udara.
Hanya dalam hitungan detik, seekor elang pemangsa berukuran besar menembus awan, menukik tajam, lalu mendarat dengan lembut di atas pelindung lengan (glove) yang dikenakannya.
Momen Magis yang Memukau Jutaan Pasang Mata
Aksi pemberani yang terbilang langka untuk anak seusianya ini langsung memancing beragam reaksi dan Decak kagum dari publik internet:
Sikap Sangat Tenang: Di saat kebanyakan anak sebayanya mungkin takut melihat burung pemangsa besar, Maya justru tersenyum lebar dan mengelus dada sang elang tanpa canggung.
Ikatan Batin Keduanya: Warganet menyoroti bagaimana elang raksasa tersebut bersikap sangat patuh dan tidak menampakkan agresivitas sama sekali.
Sensasi Media Sosial: Hanya dalam waktu kurang dari 24 jam setelah diunggah, video tersebut telah ditonton lebih dari 5 juta kali dan dibagikan puluhan ribu kali.
Rahasia di Balik Keberanian Maya
Usut punya usut, keberanian dan keahlian Maya bukanlah hal yang muncul begitu saja. Ayahnya, I Wayan Arta, ternyata merupakan seorang praktisi pemelihara dan penangkar burung pemangsa (falconry) terampil di wilayah tersebut.
“Maya sudah terbiasa berinteraksi dengan burung pemangsa sejak balita. Burung elang ini bernama ‘Raja’, dan mereka berdua memang punya ikatan yang sangat kuat karena sering latihan bersama di bawah pengawasan ketat,” ujar Arta saat diwawancarai wartawan.
Meskipun terlihat sangat mengagumkan dan mulus di kamera, Arta menegaskan bahwa aksi ini membutuhkan latihan rutin, pengawasan orang tua, serta pemahaman mendalam tentang perilaku satwa. Masyarakat diimbau untuk tidak mencoba meniru aksi serupa pada elang liar di alam bebas tanpa keahlian khusus.
Yuyun Iriyanti

















