‎Dubes Arab Saudi Pastikan Haji 2026 Tetap Berjalan Sesuai Rencana di Tengah Krisis Kawasan

banner 120x600

KLIKFAKTA38 – JAKARTA – Duta Besar (Dubes) Kerajaan Arab Saudi untuk Indonesia, Faisal bin Abdullah Al-Amudi, menegaskan bahwa penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M akan tetap berlangsung aman dan sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Pernyataan ini dikeluarkan guna meredam kekhawatiran publik menyusul meningkatnya ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah dalam beberapa pekan terakhir.

‎Dalam konferensi pers yang digelar di kediamannya di Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (24/3/2026), Dubes Faisal memastikan bahwa situasi di dalam negeri Arab Saudi saat ini sangat stabil dan terkendali. Ia menekankan bahwa pemerintah Kerajaan terus memprioritaskan keamanan dan kenyamanan jemaah dari seluruh dunia, termasuk Indonesia.

‎”Berkaitan dengan pelaksanaan haji ini, semuanya sejalan dengan planning yang telah digariskan oleh Pemerintah Kerajaan Arab Saudi. Kami pastikan semuanya akan berjalan dengan lancar dan aman,” ujar Dubes Faisal kepada awak media.

‎Kesiapan Logistik dan Penerbangan

‎Selain faktor keamanan, Dubes Faisal juga menjelaskan bahwa seluruh aspek teknis dan logistik telah dipersiapkan secara matang. Hal ini mencakup:

‎Jadwal Penerbangan: Seluruh maskapai pengangkut jemaah haji dipastikan tetap beroperasi sesuai slot waktu yang telah disepakati tanpa perubahan rute yang signifikan.

‎Akomodasi: Persiapan hotel dan layanan di Makkah serta Madinah telah mencapai tahap finalisasi.

‎Koordinasi Otoritas: Kerajaan terus menjalin komunikasi intensif dengan Kementerian Haji dan Umrah serta otoritas penerbangan sipil (GACA) untuk menjamin kelancaran arus kedatangan jemaah.

Baca juga: ‎Prabowo Canangkan Konversi Massal ke Kendaraan Listrik: “Bensin Hanya untuk Orang Kaya”

‎Imbauan untuk Jemaah Indonesia

‎Pemerintah Arab Saudi mengimbau calon jemaah haji asal Indonesia agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh spekulasi yang beredar di media sosial mengenai pembatalan atau penundaan haji. Berdasarkan jadwal resmi, pemberangkatan kloter pertama jemaah haji Indonesia direncanakan akan dimulai pada 22 April 2026.

‎Sementara itu, di tempat terpisah, Kementerian Haji dan Umrah RI juga menyatakan telah menyiapkan berbagai skenario mitigasi. Namun, hingga saat ini, acuan utama tetap pada rencana awal (on schedule) karena belum ada instruksi perubahan dari pihak otoritas Saudi.

Penulis: Abduh Hanif MREditor: Hengki Revandi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *