Menu ✖

Otomatis
FAKTA TERKINI

Pendidikan

Mahasiswa KKN Unram Menggelar Sosialisasi dan Edukasi Zero Waste Kepada Siswa

badge-check

0-4064x3048-0-0-{}-0-24# Perbesar

0-4064x3048-0-0-{}-0-24#

Lombok Tengah – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pemberdayaan Masyarakat Desa (KKN-PMD) Universitas Mataram (UNRAM) Periode Juli–Agustus 2026 melaksanakan program sosialisasi dan edukasi bertajuk “Zero Waste: Membangun Kesadaran Peduli Lingkungan Sejak Dini” yang dilaksanakan di sejumlah sekolah yang berada di Desa Pandan Indah, Kecamatan Praya Barat Daya, Kabupaten Lombok Tengah, Jumat (24/7/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi program kerja KKN yang berfokus pada peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sampah dan pelestarian lingkungan, sejalan dengan semangat KKN-PMD UNRAM yang mendorong desa berdaya melalui program-program berdampak.

Sosialisasi tersebut melibatkan siswa dan guru melalui penyampaian materi interaktif mengenai konsep Zero Waste, pengenalan jenis-jenis sampah, prinsip Reduce, Reuse, Recycle (3R), serta kebiasaan sederhana yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah maupun di rumah.

Selain itu, mahasiswa juga mengajak para siswa mengikuti permainan edukatif, sesi tanya jawab, serta praktik sederhana mengenai pemilahan sampah agar proses pembelajaran berlangsung menyenangkan dan mudah dipahami.

Ketua KKN-PMD Desa Pandan Indah, Odie Hikmal Walady menyampaikan bahwa penanaman nilai-nilai kepedulian lingkungan perlu dimulai sejak usia dini karena anak-anak merupakan generasi yang akan menjadi agen perubahan di masa depan.

“Melalui kegiatan ini diharapkan tumbuh kebiasaan positif seperti mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, membuang sampah pada tempatnya, membawa botol minum dan kotak makan sendiri, serta memanfaatkan kembali barang-barang yang masih layak digunakan”, ujar Odie.

Melalui program sosialisasi Zero Waste ini, mahasiswa KKN-PMD Universitas Mataram berharap terbangun budaya hidup bersih dan ramah lingkungan di lingkungan pendidikan Desa Pandan Indah. Sinergi antara mahasiswa, sekolah, pemerintah desa, dan masyarakat diharapkan mampu menciptakan perubahan perilaku yang berkelanjutan dalam pengelolaan sampah, sehingga Desa Pandan Indah dapat menjadi contoh desa yang semakin peduli terhadap lingkungan dan mendukung pembangunan berkelanjutan.

“Edukasi pengelolaan sampah (zero waste) di sekolah ini berkaitan utama dengan SDG Nomor 12 tentang Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab serta SDG Nomor 4 tentang Pendidikan Berkualitas”, ungkapnya.

Sementara itu pihak sekolah menyambut baik pelaksanaan program tersebut dan mengapresiasi kontribusi mahasiswa KKN-PMD Universitas Mataram dalam memberikan edukasi yang relevan dengan kondisi lingkungan saat ini. Para guru berharap materi yang telah diberikan tidak hanya menjadi pengetahuan, tetapi juga mampu membentuk karakter peserta didik yang peduli terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan sekolah. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

MGMP PAI Hadir di Talonang, Kasek Gori: Selama 17 Tahun Baru Kali Ini Terlaksana

24 Sep 2026 - 19:54 WIB

MGMP PAI Hadir di Talonang, Kasek Gori: Selama 17 Tahun Baru Kali Ini Terlaksana

Naufal Adyatma Januar Siswa SDN 1 Taliwang Keluar Sebagai Juara Umum Ajang Kompetisi Venus Ke-4 Tingkat Nasional Tahun 2026 Rayon Sumbawa Barat

23 Sep 2026 - 10:08 WIB

Naufal Adyatma Januar Siswa SDN 1 Taliwang Keluar Sebagai Juara Umum Ajang Kompetisi Venus Ke-4 Tingkat Nasional Tahun 2026 Rayon Sumbawa Barat

Kakankemenag KSB Sambut Hangat Guru PAI dan Guru Agama Hindu dalam Rakor dan Silaturahmi, Ini Pesannya!

10 Sep 2026 - 14:19 WIB

Kakankemenag KSB Sambut Hangat Guru PAI dan Guru Agama Hindu dalam Rakor dan Silaturahmi, Ini Pesannya!

Perkuat Kompetensi Digital Guru, SDN 1 Taliwang Gelar Bimtek; Suarman Ingatkan: “Guru Tidak Boleh Gagap Terhadap Teknologi”

3 Sep 2026 - 10:36 WIB

Perkuat Kompetensi Digital Guru, SDN 1 Taliwang Gelar Bimtek; Suarman Ingatkan: “Guru Tidak Boleh Gagap Terhadap Teknologi”

Tiga Kali Diduga Dirundung, Siswa SMP Pembda 2 Gunungsitoli Sempat Berakhir di Rumah Sakit, Kasus Kini Ditangani Polisi

28 Agu 2026 - 20:58 WIB

Tiga Kali Diduga Dirundung, Siswa SMP Pembda 2 Gunungsitoli Sempat Berakhir di Rumah Sakit, Kasus Kini Ditangani Polisi
Trending di Fakta Utama