KLIKFAKTA38 – JAKARTA — Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bersama Wali Kota Depok Supian Suri bertolak menuju Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Jumat (21/8/2026). Keberangkatan jajaran pimpinan daerah ini bertujuan untuk menyalurkan langsung bantuan kemanusiaan senilai total Rp4,5 miliar bagi masyarakat yang terdampak musibah gempa bumi di wilayah tersebut.
Rombongan terbang dari bandara pada Jumat pagi dan dijadwalkan memfokuskan penyerahan serta peninjauan bantuan di kawasan Pulau Flores.
Solidaritas Lintas Daerah
Gubernur Dedi Mulyadi menegaskan bahwa kedatangan jajaran Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pemkot Depok merupakan wujud rasa kepedulian dan solidaritas antardaerah. Menurutnya, dukungan moral dengan hadir langsung di lokasi bencana tidak kalah penting dibandingkan nilai logistik yang diberikan.
“Prinsip orang yang sedang kesusahan, ditengok saja sudah menjadi kebahagiaan, apalagi jika dibawakan bantuan,” ujar Dedi Mulyadi.
Sementara itu, Wali Kota Depok Supian Suri menyampaikan keprihatinannya atas musibah bencana alam yang menimpa warga NTT. Ia memastikan partisipasi aktif jajaran ASN serta elemen masyarakat Kota Depok dalam penggalangan dana kemanusiaan tersebut akan terus berlanjut sesuai kebutuhan di lapangan.
Rincian Sumber Dana Bantuan Rp4,5 Miliar
Bantuan senilai Rp4,5 miliar yang dibawa langsung ke lokasi bencana merupakan akumulasi penggalangan dana dari berbagai elemen di Jawa Barat:
Baznas Jawa Barat: Rp1 Miliar (zakat ASN dan BUMD Jabar)
Bank BJB (BJB Peduli): Rp1 Miliar
Dana Pribadi Gubernur Dedi Mulyadi: Rp600 Juta
Pemerintah Kota Depok: Rp500 Juta (himpunan ASN, masyarakat, dan PMI Depok)
Apindo Jawa Barat: Rp500 Juta
ASN Pemprov Jabar: Rp400 Juta
Kadin Jawa Barat: Rp200 Juta
Kwarda Gerakan Pramuka Jabar: Rp100 Juta
PT Buana Kasiti & Hasil Rapat Konsolidasi: Rp200 Juta
Mekanisme Penyaluran Logistik
Guna mempercepat proses penanganan tanggap darurat, Pemprov Jabar menerapkan strategi belanja logistik di kawasan terdekat dengan lokasi bencana di NTT. Langkah ini diambil untuk memangkas durasi pengiriman pasokan agar bantuan pangan dan kebutuhan pokok dapat segera diterima oleh warga terdampak tanpa terkendala distribusi antar-pulau.
Yuyun Iriyanti



















