Menu ✖

Otomatis
FAKTA TERKINI

Fakta Utama

Tata Letak Tempat Duduk Wapres Gibran di Sidang Kabinet Disorot, Istana: Murni Kebutuhan Teknis

badge-check

Tata Letak Tempat Duduk Wapres Gibran di Sidang Kabinet Disorot, Istana: Murni Kebutuhan Teknis Perbesar

KLIKFAKTA38 – JAKARTA — Sorotan publik mendadak tertuju pada tata letak tempat duduk dalam Sidang Kabinet Paripurna yang berlangsung di Istana Negara, Jakarta, Senin (20/7/2026). Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka terlihat tidak duduk berdampingan di meja utama bersama Presiden Prabowo Subianto, melainkan ditempatkan di barisan depan sejajar dengan para menteri koordinator dan menteri kabinet lainnya.

Perubahan posisi ini memicu diskursus publik dan sorotan dari sejumlah elemen masyarakat maupun pengamat. Posisi lembaga kepresidenan secara konstitusional—sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Dasar 1945—menempatkan Presiden dan Wakil Presiden sebagai satu kesatuan pimpinan eksekutif (dwi tunggal) yang kedudukannya berada di atas jajaran menteri.

Perubahan Tata Letak Meja Sidang

Pada Sidang Kabinet Paripurna sebelumnya, kursi Wakil Presiden biasanya ditempatkan tepat di samping Presiden pada panggung atau meja utama pimpinan sidang. Namun, dalam rapat evaluasi semester pertama pemerintah pada 20 Juli 2026 tersebut, kursi Wapres digeser ke sisi kanan depan.

Wapres duduk sebaris dengan:

Airlangga Hartarto (Menteri Koordinator Bidang Perekonomian)

Zulkifli Hasan (Menteri Koordinator Bidang Pangan)

Prasetyo Hadi (Menteri Sekretaris Negara)

Teddy Indra Wijaya (Sekretaris Kabinet)

Sontak pemandangan tersebut menimbulkan spekulasi di ruang publik mengenai hubungan kerja di puncak pimpinan eksekutif. Ketua Umum Barisan Gibran Nusantara (BGN), Hari Supriyanto, mempertanyakan pengaturan posisi duduk tersebut dan menilai hal itu tidak lazim bagi pasangan pimpinan negara.

Baca juga: Gedung Belum Berdiri, Presiden Prabowo Sudah Menanti Kepemimpinan Donny Ermawan di Universitas Republik Indonesia

Penjelasan Resmi Istana

Menanggapi berbagai spekulasi yang berkembang, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi memberikan klarifikasi resmi. Pihak Istana menegaskan bahwa perubahan tata letak tempat duduk murni disebabkan oleh pertimbangan teknis presentasi, bukan persoalan politik atau keretakan hubungan.

“Kalau yang dipertanyakan adalah posisi dari Bapak Wakil Presiden, menurut kami ini hanya masalah kebutuhan teknis semata. Tidak ada hal-hal lain yang perlu dikhawatirkan,” ujar Prasetyo di Kompleks Istana Kepresidenan, Selasa (21/7/2026).

Prasetyo menjelaskan bahwa dalam sidang kabinet tersebut, Presiden Prabowo memaparkan laporan evaluasi capaian kinerja serta indikator data yang cukup kompleks. Penggunaan layar teleprompter serta tata visual ruangan membutuhkan posisi paparan terpusat (center stage) agar materi dapat tersampaikan dengan optimal kepada seluruh jajaran kabinet.

Tinjauan Tata Kelola Kepresidenan

Di dalam hukum tata negara dan keprotokolan Indonesia, Presiden dan Wakil Presiden merupakan satu paket kepemimpinan hasil pemilihan umum. Meskipun penataan letak teknis dalam rapat internal kabinet merupakan wewenang Sekretariat Negara dan Sekretariat Kabinet, para pengamat mengingatkan pentingnya menjaga simbol-simbol ketatanegaraan agar tidak menimbulkan misinterpretasi publik mengenai kesetaraan tata urutan protokoler kepresidenan.

Istana memastikan bahwa koordinasi serta pembagian tugas antara Presiden Prabowo dan Wapres Gibran tetap berjalan solid dan efektif di seluruh program prioritas pemerintah.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Kejagung Tetapkan Direktur PT Toba Pulp Lestari Tersangka Korupsi Transfer Pricing Rp2 Triliun

17 Okt 2026 - 04:17 WIB

Kejagung Tetapkan Direktur PT Toba Pulp Lestari Tersangka Korupsi Transfer Pricing Rp2 Triliun

Kebakaran Hebat Landa Kawasan Pergudangan Kosambi Permai Tangerang, 28 Gudang Hangus Terbakar

17 Okt 2026 - 04:13 WIB

Kebakaran Hebat Landa Kawasan Pergudangan Kosambi Permai Tangerang, 28 Gudang Hangus Terbakar

Detik-Detik Penggerebekan Sarang Narkoba di Pondok Gede:Polisi Amankan 9 Orang dan Belasan Paket Sabu

17 Okt 2026 - 04:10 WIB

Detik-Detik Penggerebekan Sarang Narkoba di Pondok Gede:Polisi Amankan 9 Orang dan Belasan Paket Sabu

Viral Video Dugaan Kekerasan di KPPG Bogor, Kepala Kantor Beri Klarifikasi dan Tegaskan Tak Toleransi Kekerasan

17 Okt 2026 - 04:06 WIB

Viral Video Dugaan Kekerasan di KPPG Bogor, Kepala Kantor Beri Klarifikasi dan Tegaskan Tak Toleransi Kekerasan

Kejagung Tetapkan Dirut PT CNI Derian Sakmiwata Sebagai Tersangka Korupsi Nikel Sultra Rp401 Miliar

16 Okt 2026 - 10:40 WIB

Kejagung Tetapkan Dirut PT CNI Derian Sakmiwata Sebagai Tersangka Korupsi Nikel Sultra Rp401 Miliar
Trending di Fakta Utama